Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan ikut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT RI ke 79 dengan mengadakan berbagai macam lomba diantaranya lomba makan kerupuk, estafet air, sepakbola daster, lomba masak dll. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 13 – 14 Agustus 2024 yang diikuti oleh seluruh pegawai Dinlutkan, Serta Mahasiswa dan Siswa Pratek Di Dinas Kelautan dan Perikanan.
[Gambar]
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan jalan sehat kemudian dilanjutkan lomba ketangkasan seperti lomba sepak bola daster dan sarung, estafet air, estafet tepung, estafet terong, estafet balon, makan kerupuk, dan joged balon berpasangan. Pada hari kedua dilaksanakan lomba masak nasi goreng seafood yang diikuti oleh masing-masing Kepala Bidang dan Sekretaris Dinas beserta asisten yang mendampinginya.
[Gambar]
[Gambar]
Selain dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79, acara ini menjadi salah satu agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk memupuk semangat kebangsaan dan meningkatkan kreatifitas serta kekompakan para pegawai Dinlutkan.
Senin, 19 Agustus 2024
[Gambar]
Pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2024, Dilaksanakan kegiatan Temu Lapang Budidaya Ikan untuk Usaha Produktif dan Berkelanjutan bertempat di UPR Jhiponk Farm Desa Sambiroto Kecamatan Kajen yang meliputi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Penyuluh Perikanan serta pembudidaya ikan lele yang telah mendapatkan hibah sarana budidaya ikan lele dari APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Aggaran 2024 dari Kecamatan Kajen, Kecamatan Doro, Kecamatan Talun, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Kesesi Kecamatan Wiradesa dan Kecamatan Karanganyar. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Instruktur Ahli Madya bidang Kelautan dan Perikanan dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal. Kegiatan tersebut dalam rangka peningkatan produksi ikan khususnya komoditas ikan lele di kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Edy Prabowo, SP, MAP dalam acara tersebut menyampaikan agar setiap pembudidaya ikan dapat melakukan rekayasa teknis tertentu mulai dari benih, pakan dan lokasi budidayanya. Manajemen budidaya harus dikuasai oleh setiap pembudidaya ikan agar dalam pelaksanaan kegiatan budidaya tidak mengalami kerugian sesuai dengan kondisi sumber daya alam serta kearifan lokal-masing untuk menghasilkan produktivitas kolam ikan terbaik sehingga dapat dijadikan laboratorium lapangan di setiap wilayah kegiatan budidaya perikanan. Pemilihan dan pemberian pakan yang menjadi biaya produksi paling tinggi pada usaha budidaya ikan juga perlu diperhatikan terutama merk, kandungan protein, dosis dan waktu pemberian pakannya.
[Gambar]
Dalam Berbagai Nya Bupati Pekalongan, Ibu. Hj. Fadia Arafiq, SE,MM menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Nyadran / Sedekah Laut dan lomba dayung (Perahu Naga) pada tahun 2024 yang di selenggarakan masyarakat oleh Nelayan Kabupaten Pekalongan.
Selanjutnya saya juga mengapresiasi atas presatsi yang di raih tim Dayung Kabupaten Pekalongan hingga meraih predikat peringkat kedua, kejuaraan tingkat Internasional pada ivent, Jakarta Internasional Dragon Boat Festival (JIDBF) ke – 6 di Ancol Jakarta Utara beberapa waktu lalu. Beliau sangat berharap agar kegiatan ini dapat berkembang menjadi ikon Lomba Dayung di Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan benih Ikan Nila sejumlah 1.500 ekor kepada Karang Taruna “Mekar” sebagai pengelola kegiatan peternakan dan perikanan pada hari Senin tanggal 8 Juli 2024. Bantuan benih ikan nila diberikan secara langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melalui Penyuluh Perikanan setempat dan diterima oleh Lurah Kajen Wandiyo, ST untuk diserahkan kepada Karang Taruna “Mekar” untuk ditebar di kolam milik Pemerintah Kelurahan Kajen, sedangkan tanggung jawab pemeliharaan diserahkan kepada pengurus Karang Taruna “Mekar”.
[Gambar]
Penyaluran benih tersebut dalam rangka dukungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Kelurahan Kajen melalui Karang Taruna “Mekar” pada Program Nasional Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting, serta dalam rangka pemanfaatan kembali kolam ikan yang ada di Kelurahan Kajen, sehingga kolam tersebut dapat dimanfaatkan kembali dengan harapan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
[Gambar]
Selanjutnya kolam tersebut diharapkan akan menjadi contoh bagi masyarakat Kelurahan Kajen untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan Kelurahan Kajen dan sebagai wujud dukungan Pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Kajen pada khususnya dan Kecamatan Kajen pada umumnya.
Jumat (05/07/2024), Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan benih Ikan Nila kepada Mahasiswa KKN Universitas Pekalongan Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong sejumlah 500 ekor. Bantuan benih ikan nila diserahkan secara simbolis oleh Kepala UPTD BBIAT Karanganyar, Hudiyanto, A.Md., kepada perwakilan Mahasiswa KKN Universitas Pekalongan Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong.
[Gambar]
Simbolis Penyerahan Bantuan Benih Ikan Nila Dinlutkan Kabupaten Pekalongan
[Gambar]
KAJEN – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Verifikasi dan Validasi Atas Permohonan Rekomendasi Kebutuhan Jabatan Fungsional Bidang Kelautan dan Perikanan di Instansi Daerah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 28 Juni 2024 bertempat di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan yang dihadiri oleh Verifikator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu perwakilan Biro SDM, DJPT, DJPB, DJPDSPKP, dan DJPSDKP selaku Instansi Pembina, perwakilan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan.
[Gambar] [Gambar]
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional, disebutkan bahwa dalam penyampaian usulan formasi kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi wajib didahului dengan penyampaian usulan kepada Instansi Pembina Jabatan Fungsional untuk mendapatkan rekomendasi.
[Gambar]
Setelah Verifikasi Ketentuan Jabatan Fungsional ini, maka Instansi Pengguna yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menunggu penerbitan surat rekomendasi. Selanjutnya PPK Instansi Pengguna JF menyampaikan surat permohonan persetujuan usulan JF disertai dengan rekomendasi Instansi Pembina JF kepada Menteri PANRB. Menteri PANRB sedang memverifikasi surat usulan dan rekomendasi untuk kemudian mengeluarkan surat persetujuan usulan kebutuhan JF yang nantinya digunakan untuk pengangkatan ke dalam JF.
[Gambar]
Rabu, 26 Juni 2024, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan bagi Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan. Bertempat di Balai Desa Bebel Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan yang diikuti oleh 30 peserta dari pengolah dan pemasar hasil perikanan Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan.
[Gambar]
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Usaha dan Pengembangan Komoditas Bapak Iman Kadarusman, S.Pi. yang mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo, SP, MAP dan Narasumber dari Balai Industri Kreatif Digital dan Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Ibu Siti Nurmar Laela, SE, MM yang menyampaikan materi Kemasan Menarik untuk Olahan Perikanan dan Sumber dari PT. Shopee internasional Indonesia Bapak Mirza Rijal Auladi yang menyampaikan materi Shopee ada untuk usaha mikro kecil dan menengah.
[Gambar]
Pesan yang tidak kalah penting kepada pembudidaya ikan yang mengikuti temu lapang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menekan agar pembudidaya ikan tidak hanya menggantungkan hasil dari budidaya ikan tetapi harus mulai merambah ke kegiatan pengolahan agar mendapatkan nilai jual yang lebih baik. Dinas Kelautan dan Perikanan mendukung kegiatan pengolahan ikan di Kabupaten Pekalongan dengan menambah bidang baru di Dinas Kelautan dan Perikanan yaitu Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP).
[Gambar]
Pada acara temu lapang tersebut narasumber dari BPPP Tegal memaparkan teknis budidaya ikan air tawar terutama ikan lele dari persiapan lahan budidaya sampai pemanenan serta segala macam penyakit ikan lele dan pencegahannya dengan memperhatikan kaidah-kaidah yang sesuai dengan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).
Jumat, 2 Agustus 2024
Adapun peserta dari lomba dayung terdiri dari beberapa Kota dan Kabupaten serta diluar provinsi diantaranya :
Sebagai bentuk dukungan, Bupati berjanji bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan memberikan bantuan berupa perahu sebagai penyemangat, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan memberikan 4 perahu karbon untuk acara lomba dan kegiatan lainnya, agar semangat Pemuda Kabupaten Pekalongan untuk meraih kemenangan semakin meningkat.
Bupati Pekalongan juga menyampaiakan bahwa acara Lomba Dayung TPI Jambean merupakan acara sederhana namun tulus yang rutin diadakan setiap tahun dan menjadi ciri khas Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, ini ciri khas yang mana setiap tahunnya selalu mengadakan lomba dayung.
Bupati Pekalongan juga berharap sedekah laut yang digelar akan membawa manfaat luar biasa dan meningkatkan rejeki bagi nelayan dan keluarganya. Karena jika kita bersyukur, pasti akan mendapatkan rejeki yang melimpah.
[Gambar]
Sementara itu perwakilan dari Nelayan TPI Jambean, Bapak Suroto menyampaikan, ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan antara lain :
Bantuan jalan sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya nelayan TPI Jambean dan sekitarnya, akses sangat penting bagi kegiatan ekonomi nelayan dan bakul ikan basah dan olahan ikan. Bantuan hibah sedekah laut sangat membantu bagi pelaksanaan kegiatan Sedekah Laut.
[Gambar]
Diwaktu sesi sebelumnya Kepala Dinlutkan mewakili Bupati Pekalongan menghadiri kegiatan Sedekah Laut di TPI Wonokerto.
[Gambar]
Dalam Sambutanya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo SP, MAP menyambut baik acara Nyadran ini dan berharap tahun depan dapat dilaksanakan lebih meriah kembali, Acara ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan upaya penangkapan ikan khusunya nelayan dan bakul ikan dan juga sebaga wahana untuk mempererat silahturahmi antar pelaku perikaanan utama. Fenomena Rob yang terjadi di pesisir Kabupaten Pekalongan harus bisa dimanfaatkan sebagai titik balik untuk memunculkan peluang usaha perikanan yang kreatif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Turut Hadir dalam kegiatan Nyadran ini yaitu Kepala Desa se-Kecamatan Wonokerto, TNI AL, Polairud, Babinsa, Babinkamtibmas dan KKN dari mahasiswa UNDIP. Kegiatan ini bertempat di Pelataran lelang PPP Wonokerto Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
[Gambar]
Dalam Sambutannnya Kepala Desa Tratebang Pronisa menyatakan bahwa kegiatan nyadran ini sebenarnya sudah berjalan sejak lama namun dilaksanakan secara sederhana dan mandiri, hanya di Tahun 2024 kegiatan ini mulai dilaksanakan secara meriah yang melibatkan seluruh masyarakat warga di Kecamatan Wonokerto. Kegiatan ini murni hasil inisiatif dan swadaya dari masyarakat, nelayan dan bakul ikan di Kecamatan Wonokerto. Selain itu, dihimbau kepada para nelayan untuk meningkatkan produksinya yang berdampak pada peningkatan PAD/Retribusi yang nantinya dimanfaatkan untuk pembangunan fisik TPI, menyediakan sarana prasarana TPI dan meningkatkan fasilitas di kawasan TPI Wonokerto.
[Gambar]
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan juga menghadiri kegiatan untuk mewakili Bupati Pekalongan yang berhalangan hadir pada kegiatan Nyadran / Sedekah bumi dari Paguyuban “Tambak Waring Cemoro Sewu” Desa Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Paguyuban “Tambak Waring Cemoro Sewu” merupakan gabungan Nelayan Perairan Umum Darat (PUD) dan Pembudidaya Ikan sistem pembatas Waring yang lokasi usahanya berada di Desa Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Acara Nyadran ini merupakan tradisi adat istiadat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen ikan baik oleh Nelayan PUD maupun petambak waring yang berlokasi di Desa Semut. Turut Hadir dalam kegiatan Nyadran ini yaitu Kepala Desa Semut Sugiyono, Kapolsek Wiradesa, dan perwakilan dari Koramil Wiradesa.
[Gambar]
Dalam laporannya Kepala Desa Semut menyatakan bahwa kegiatan nyadran ini sebenarnya sudah berjalan sejak lama namun dilaksanakan secara sederhana dan mandiri, hanya di Tahun 2024 kegiatan ini mulai dilaksanakan secara meriah yag meibatkan seluruh warga Desa Semut. Kegiatan ini murni hasil inisiatif dan swadaya dari masyarakat Desa Semut khususnya yang tergabung ke dalam Paguyuban “Tambak Waring Cemoro Sewu”. Seperti kita ketahui Desa Semut merupakan salah satu desa yang berada di pesisir Kab. Pekalongan yang masih terdampak dari fenomena rob air laut. Keberadaan tambak waring yang berada di Desa Semut dahulu merupakan lahan pertanian produktif namun sejak terdampak rob lahan tersebut tidak dapat ditanami padi kembali dan baru sejak tahun 2020 mulai dibuat menjadi tambak waring untuk budidaya ikan bandeng.
[Gambar]
Dalam Sambutanya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo SP, MAP menyambut baik acara Nyadran ini dan berharap tahun depan dapat dilaksanakan lebih meriah kembali, Acara ini dapat dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan usaha perikanan baik pembudidaya ikan maupun nelayan PUD yang ada di Desa Semut dan juga sebaga wahana untuk mempererat silahturahmi antar pelaku utama perikaanan. Fenomena Rob yang terjadi di pesisir Kabupaten Pekalongan harus bisa dimanfaatkan sebagai titik balik untuk bangkit dengan peluang usaha perikanan yang kreatif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat., (Penyuluh Perikanan).
Selasa, 30 Juli 2024
Senin, 8 Juli 2024
Penyaluran bantuan benih tersebut dalam rangka mendukung program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pekalongan di Desa Sumurjomblangbogo Kecamatan Bojong. Penebaran ikan bertempat di kolam milik Pemerintah Desa Sumurjomblangbogo.
[Gambar]
Proses Aklimatisasi Benih Ikan Nila sebelum ditebar di kolam.
Adapun dari kegiatan tersebut harapannya ikan nila yang dipelihara nantinya dapat memberikan manfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat akan protein hewani yang bersumber dari ikan serta menumbuhkan minat masyarakat dalam kegiatan usaha budidaya ikan.
[Gambar]
Penebaran Ikan Nila di Kolam Desa Sumurjomblangbogo, Bojong.
Jumat, 5 Juli 2024
Jumat, 28 Juni 2024
| RABU, 26 JUNI 2024 | Dinlutkan Kab. Pekalongan
[Gambar]
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan bagi Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan di Balai Desa Bebel Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan yang diikuti oleh 30 peserta dari pengolah dan pemasar hasil perikanan Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan.
[Gambar]
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Usaha dan Pengembangan Komoditas Bapak Iman Kadarusman, S.Pi. yang mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo, S.P., M.A.P. dan Narasumber dari Balai Industri Kreatif Digital dan Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Ibu Siti Nurmar Laela, S.E., M.M. yang menyampaikan materi Kemasan Menarik untuk Olahan Perikanan dan Narasumber dari PT. Shopee Internasional Indonesia Bapak Mirza Rijal Auladi yang menyampaikan materi Shopee Ada untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
[Gambar]
[Gambar]
Dalam sambutannya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Edy Prabowo S.P., M.A.P. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan di Kabupaten Pekalongan, dengan kegiatan tersebut diharapkan pengolah dan pemasar hasil perikanan mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan mengenai cara pengemasan produk hasil perikanan yang baik dan akses pasar terutama melalui pasar digital sehingga usahanya dapat berkembang baik secara kualitas, kuantitas maupun pangsa pasarnya. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mengembangkan UMKM khususnya pengolah dan pemasar hasil perikanan agar dapat meningkatkan daya saing produk mereka.
Kamis, 27 Juni 2024
[Gambar]
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan benih Ikan Nila kepada Koramil 15/Doro sejumlah 500 ekor dan Mahasiswa KKN Universitas Pekalongan Desa Talun, Kecamatan Talun sejumlah 1.000 ekor. Bantuan Benih ikan nila diberikan secara langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melalui Penyuluh Perikanan setempat kepada perwakilan Koramil 15/Doro dan Mahasiswa KKN Universitas Pekalongan Desa Talun Kecamatan Talun.
[Gambar]
Penyaluran benih tersebut dalam rangka mendukung Program Kerja Ketahanan Pangan Koramil 15/Doro dan Program Kerja KKN Universitas Pekalongan Desa Talun Kecamatan Talun, serta dalam rangka pemanfaatan kembali kolam ikan yang ada di Koramil 15/Doro dan kolam warga di Desa Talun, sehingga kolam tersebut dapat beroperasi kembali.
[Gambar]
[Gambar]
Harapannya kolam yang kembali beroperasi tersebut juga dapat dijadikan percontohan bagi warga dalam menumbuhkan minat budidaya ikan. Sehingga dapat dijadikan sumber penghasilan tambahan maupun sumber ketersediaan protein hewani.
Kamis, 27 Juni 2024
[Gambar]
[Gambar]
Dalam Upacaranya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Edy Prabowo S.P., M.A.P. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan di Kabupaten Pekalongan, dengan kegiatan tersebut diharapkan pengolah dan pemasar hasil perikanan mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan mengenai cara pengemasan produk hasil perikanan yang baik dan akses pasar terutama melalui pasar digital sehingga usahanya dapat berkembang baik secara kualitas, kuantitas maupun pangsa pasarnya. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mengembangkan UMKM khususnya pengolah dan pemasar hasil perikanan agar dapat meningkatkan daya saing produk mereka.
Rabu, 26 Juni 2024