Admin
Kamis, 17 Oktober 2024
Rabu, 16 Oktober 2024, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan kembali menyelenggarakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Aula Balai Desa Talun Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan berupa menyerahkan 100 paket gemarikan berisi produk makanan ikan yaitu bandeng presto, ikan krispi dan kerupuk ikan kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita. Dilaksanakannya Gemarikan di Desa Talun karena Kecamatan Talun merupakan salah satu daerah atas Kabupaten Pekalongan yang angka konsumsi ikannya cenderung rendah dan juga Desa Talun merupakan Lokus Desa Stunting pada Tahun 2024.
Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo, SP, MAP, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Bapak Burhan Arifin S.Pi., Camat Talun yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Kecamatan Talun Bapak Anjar Ardiansyah, ST dan Kepala Desa Talun yang dilayani oleh Sekretaris Desa Talun Bapak Riza Ikhwantara.
Dalam Upacaranya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa Angka Konsumsi Ikan (AKI) Kabupaten Pekalongan tahun 2023 sebesar 32,19 kg/kapita/tahun masih di bawah Angka Konsumsi Ikan Provinsi Jawa Tengah sebesar 40,03 kg/kapita/tahun dan Angka Konsumsi Ikan Nasional sebesar 57,61 kg/kapita/tahun. Dalam rangka meningkatkan AKI tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan terus melakukan upaya, salah satunya adalah dengan Kegiatan gemarikan pada hari ini. Gemarikan merupakan program nasional pada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertujuan untuk meningkatkan kegemaran masyarakat dalam mengonsumsi ikan pada akhirnya dapat meningkatkan angka konsumsi ikan. Konsumsi ikan sangat baik untuk anak-anak karena ikan mengandung protein, asam lemak yang baik berupa omega 3 dan 6 serta kandungan mineral lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh.
Melalui kegiatan gemarikan ini diharapkan ibu-ibu dapat menyajikan menu ikan pada hidangan sehari-hari kepada anak-anaknya sedini mungkin sehingga proses tumbuh kembang dan kecerdasan otak anak-anak dapat ditingkatkan serta angka stunting di Kabupaten Pekalongan dapat ditekan serendah mungkin.