Pekalongan – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melaksanakan penyerahan Penghargaan Pegawai Berkinerja Terbaik Pelaksanaan Pelayanan Publik Tahun 2025 kepada Siti Rozanah, S.Pi. sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh sebagai wujud penghargaan institusi terhadap pegawai yang telah menunjukkan profesionalisme, integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pelayanan publik.
Rabu, 19 Agustus 2026
Pemberian penghargaan ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan budaya kerja yang positif di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Selain sebagai bentuk pengakuan atas prestasi yang telah diraih, penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
|
|
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa keberhasilan dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas merupakan hasil dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh jajaran. Oleh karena itu, penghargaan kepada pegawai berkinerja terbaik diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya untuk terus memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dengan diraihnya penghargaan Pegawai Berkinerja Terbaik Pelaksanaan Pelayanan Publik Tahun 2025, Siti Rozanah, S.Pi. diharapkan dapat terus mempertahankan semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta menjadi teladan dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan.
Selamat kepada Siti Rozanah, S.Pi. atas penghargaan yang diraih. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan), Dinas Katahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan (17/08/2026).
Upacara diikuti oleh seluruh ASN dan Non ASN, diDinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan), Dinas Katahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan. Pembina Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 adalah Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) , Anis Rosadi, S. Sos., M. Si.,
Upacara dimulai dengan penghormatan dan laporan pemimpin upacara. Dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih. Kemudian mengheningkan cipta dan pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kemudian pembacaan doa.
"INDONESIA BERDAULAT, ADIL , DAN MAKMUR"
Senin, 17 Agustus 2026
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Sedekah Laut yang diselenggarakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jambean, Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Kehadiran Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi wujud dukungan pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi budaya masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sinergi dengan para nelayan dan pelaku usaha perikanan.
[Gambar]
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat nelayan melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan sarana dan prasarana perikanan, penguatan kelembagaan nelayan, serta pengembangan kawasan pesisir yang produktif dan berdaya saing. Selain menjadi ajang pelestarian budaya lokal, Sedekah Laut juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut. Dengan menjaga ekosistem pesisir dan memanfaatkan sumber daya perikanan secara bijaksana, keberlanjutan hasil laut dapat terus dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.
|
Sedekah Laut merupakan tradisi turun-temurun yang sarat dengan nilai religius, budaya, serta rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari hasil laut. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar nelayan, masyarakat pesisir, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.Semangat gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan yang tercermin dalam tradisi Sedekah Laut menjadi inspirasi untuk terus membangun sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Pekalongan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendukung ketahanan pangan nasional.
[Gambar] | ||
Senin, 13 Juli 2026
Rabu, 25 Juni 2026, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. menyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Balai Desa Kesesi Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Berupa sosialisasi tentang pentingnya manfaat konsumsi ikan sejak dini dan penyerahan paket gemarikan sebanyak 150 buah berisi produk olahan ikan antara lain makan siang menu ikan, bandeng presto, ikan krispi dan kerupuk ikan.
[Gambar]
Desa kesesi merupakan Desa dengan angka prevalensi stunting yg cukup tinggi di Kabupaten Pekalongan yaitu sebesar 16,11% dan akses terhadap konsumsi produk-produk perikanan yang rendah, hal ini menjadi dasar dalam penentuan lokasi pelaksanaan kegiatan gemarikan. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Edy Prabowo, S.P., M.A.P., Camat Kesesi Fuadi Jaman, A.P., Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Bapak Burhan Arifin S.Pi., Plt Kepala Desa Kesesi Ibu Asmah.
[Gambar] |
|
|
|
Dalam sambutannya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Edy Prabowo, S.P., M.A.P. menyampaikan bahwa ikan merupakan sumber makanan bergizi tinggi dan mengandung asam lemak yang baik berupa omega 3 dan omega 6 serta mineral untuk perkembangan otak anak sehingga dengan konsumsi ikan sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan anak sebagai generasi penerus masa depan. Protein pada ikan juga dinilai efektif dalam pencegahan stunting. Beliau juga mendorong peningkatan usaha budidaya ikan di Desa Tambakroto untuk mempermudah akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ikan segar sehari-hari.
| [Gambar] | [Gambar] | [Gambar] |
Kamis, 25 Juni 2026
Kegiatan bazar dan senam sehat ini berhasil menyatukan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Pagi yang cerah di halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan dipenuhi oleh energi positif. Mengenakan pakaian olahraga yang kompak, pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinlutkan Kabupaten Pekalongan berkumpul bersama para pegawai dinas. Musik berirama cepat mulai terdengar, menandai dimulainya kegiatan senam sehat. Seluruh peserta bergerak dengan penuh semangat, mengikuti setiap gerakan instruktur yang energik.
Senam ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, mencairkan suasana, dan membangun kekompakan antar anggota. Setelah tubuh kembali bugar dan segar, suasana berpindah ke area bazar yang telah dipersiapkan oleh anggota DWP. Meja-meja stan tertata rapi, memamerkan berbagai produk kreatif hasil karya para anggota DWP dan produk lokal unggulan. Mengingat kegiatan ini berada di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan, produk olahan ikan menjadi primadona. Mulai dari camilan tradisional, lauk pauk siap saji berbasis ikan yang bergizi, hingga sembako. Bazar ini menjadi wadah nyata bagi anggota DWP untuk mengasah jiwa kewirausahaan sekaligus mendukung penguatan ekonomi keluarga.
Ketua DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memasyarakatkan hidup sehat dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Melalui sinergi antara kesehatan fisik dan pemberdayaan ekonomi, DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan membuktikan peran aktifnya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kegiatan ditutup dengan canda tawa, belanja bersama, dan foto bersama yang mengabadikan momen kehangatan serta produktivitas perempuan di Kabupaten Pekalongan.
| |
Senin, 22 Juni 2026
19 Juni 2026. Kegiatan Senam Bersama di Lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Kabupaten Pekalongan – Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan senam bersama pada hari Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Seluruhh Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Senam bersama ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani pegawai, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kekompakan.
Dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar, diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Senin, 22 Juni 2026
Rapat Koordinasi (Rakornas) Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ballroom Kementerian Kelautan dan Perikanan. Acara ini dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dilanjutkan penyampaian materi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ketua Komisi IV DRR RI dan pemateri lain.
Melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sektor Kelautan dan Perikanan, seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengakselerasi pelaksanaan Program Kinerja Prioritas Nasional (PKPN). Rakornas menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Akselerasi PKPN difokuskan pada peningkatan produktivitas perikanan tangkap dan budidaya, penguatan kampung nelayan dan sentra perikanan, pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hilirisasi hasil perikanan, serta penguatan sistem logistik dan rantai pasok. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi berbasis protein ikan sekaligus memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan di tingkat nasional maupun global.
Rakornas juga menjadi forum evaluasi, penyelarasan kebijakan, serta penyusunan strategi percepatan implementasi program prioritas agar mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, efisiensi produksi, hingga peningkatan nilai tambah hasil perikanan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, akselerasi Program Kinerja Prioritas Nasional di sektor kelautan dan perikanan diharapkan mampu menjadi motor penggerak terwujudnya swasembada pangan nasional. Laut yang produktif, perikanan yang maju, dan nelayan serta pembudidaya yang sejahtera merupakan fondasi menuju Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaulat di bidang pangan.
Bersama mengakselerasi sektor kelautan dan perikanan, kita wujudkan swasembada pangan nasional untuk Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Dalam Acara ini Kabupaten Pekalongan mengusulkan KNMP (Kampung Nelayan Merah Putih) di 2 (dua) titik yaitu Kawasan TPI Jambean Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto dan Kawasan TPI Wonokerto Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto dan masih tahap survey dan verifikasi oleh Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan. Untuk Program Tematik Budidaya secara mandiri Pemerintah Desa mengusulkan proposal melalui google form, berdasarkan informasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Pekalongan ada 20 (dua puluh) Desa yang mengusulkan dan masih dalam tahap verifikasi (Desa Sinangohprendeng, Gandarum, Kajongan, Kutorejo, Jagung, Kaibahan, Kalimade, Karanggondang, Sawangan, Langensari, Tajur, Notogiwang, Bebel, Api-Api, Pecakaran, Warulor, Wonokertowetan, Mulyorejo, Wonorejo, Pakumbulan). Diharapkan seluruh daerah untuk mendukung pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan tersebut.
Senin, 8 Juni 2026
Rabu, 3 Juni 2026, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. menyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Balai Desa Tambakroto Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Berupa sosialisasi tentang pentingnya manfaat konsumsi ikan sejak dini dan penyerahan paket gemarikan sebanyak 150 buah berisi produk olahan ikan antara lain makan siang menu ikan, bandeng presto, ikan krispi dan kerupuk ikan. Desa Tambakroto merupakan Desa dengan angka prevalensi stunting yg cukup tinggi di Kabupaten Pekalongan yaitu sebesar 16,11% dan akses terhadap konsumsi produk-produk perikanan yang rendah, hal ini menjadi dasar dalam penentuan lokasi pelaksanaan kegiatan gemarikan.
Tujuan kegiatan Gemarikan adalah meningkatkan kegemaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan terutama produk-produk hasil perikanan lokal Kabupaten Pekalongan seperti ikan lele, ikan nila, ikan bandeng, ikan pindang dan lain-lain. Sebagaimana diketahui Konsumsi Ikan Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pekalongan tahun 2025 sebesar 19,70 kg/kapita/tahun lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsumsi ikan Provinsi Jawa Tengah sebesar 16,31 kg/kapita/tahun namun lebih rendah jika dibandingkan dengan konsumsi ikan nasional sebesar 26,04 kg/kapita/tahun.
Melalui kegiatan gemarikan ini diharapkan ibu-ibu dapat menyajikan menu ikan pada hidangan sehari-hari kepada anak-anaknya sejak dini sehingga proses tumbuh kembang dan kecerdasan otak anak-anak dapat ditingkatkan serta angka stunting di Kabupaten Pekalongan dapat ditekan serendah mungkin.
Rabu, 3 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat pekerja rentan. Sebanyak 485 nelayan di Kabupaten Pekalongan mendapatkan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2026. Program tersebut disampaikan langsung oleh Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, saat penutupan Sosialisasi Kegiatan Pemberdayaan Nelayan Kecil Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Nelayan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan di Aula DKP Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Edy Prabowo S.P., M.A.P., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra. Siti Masruroh, M.Si., Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan Widhi Astri Aprillia Nia, serta para nelayan penerima manfaat. Dalam sambutannya, Sukirman mengatakan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan menjadi sangat penting mengingat profesi nelayan memiliki risiko kerja yang tinggi. Profesi nelayan itu memiliki risiko yang sangat tinggi terhadap cuaca ekstrem dan insiden di laut. Karena itu perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan terhadap nelayan menjadi hal yang sangat penting kita lakukan,” ujar Sukirman. Ia menyebut program tersebut menjadi bentuk antisipasi pemerintah terhadap kemungkinan musibah yang dialami nelayan saat bekerja di laut.
|
“BPJS Ketenagakerjaan menjadi ikhtiar kita. Istilahnya ya ‘sedia payung sebelum hujan’. Agar sesuatu yang tidak kita harapkan, kecelakaan atau musibah, para nelayan sudah siap secara finansial dan keluarga juga tidak mengalami kesusahan yang berlebihan,” katanya. Menurut Sukirman, program BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Nelayan cukup membayar iuran mulai Rp16.800 per bulan untuk paket dasar. “Iurannya kan tidak terlalu mahal, Rp16.800, yang secara teknis bisa dipotong dari hasil tangkap ikannya,” jelasnya. Ia menambahkan, manfaat program tersebut telah dirasakan nyata oleh masyarakat nelayan di Kabupaten Pekalongan.
| [Gambar] | [Gambar] |
Jumat, 22 Mei 2026