Dalam rangka peningkatan produksi ikan khusussnya komoditas ikan lele pada hari selasa tanggal 31 Oktober 2023 dilaksanakan kegiatan Temu Lapang Budidaya Ikan untuk Usaha Produktif dan Berkelanjutan bertempat di Pokdakan Berkah Lele Rembun Desa Rembun Kecamatan Siwalan yang dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Kepala Desa Rembun, Penyuluh Perikanan serta pembudidaya ikan lele yang telah mendapatkan hibah sarana budidaya ikan lele dari APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Aggaran 2023 dari Kecamatan Doro, Kecamatan Tirto, Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Bojong.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo, S.P., M.A.P. dalam acara tersebut menyampaikan supaya setiap pembudidaya ikan dapat melakukan rekayasa teknis tertentu dengan tetap berpedoman pada kaidah-kaidah Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan kearifan lokal masing-masing untuk menghasilkan produktivitas kolam ikan terbaik sehingga dapat dijadikan laboratorium lapangan di wilayah masing-masing. Pemilihan dan pemberian pakan yang menjadi biaya produksi paling tinggi pada usaha budidaya ikan juga perlu diperhatikan terutama merk, kandungan protein, dosis dan waktu pemberian pakannya.
Pada pesan terakhirnya kepada pembudidaya ikan yang mengikuti temu lapang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menekankan supaya bantuan sarana budidaya ikan lele yang telah diberikan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat dikelola secara berkelanjutan sebagai usaha yang mampu meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan dan juga diharapkan mampu meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Kabupaten Pekalongan.
Pada acara temu lapang juga dilaksanakan panen ikan lele secara simbolis oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan dimana dari bantuan sarana budidaya lele pada Kelompok Berkah Lele Rembun pada siklus pertamanya telah menghasilkan panen sebesar 1,3 ton dengan FCR 1,2 dan pada saat ini telah memasuki siklus yang kedua dengan tebar 15.000 ekor.
[Gambar]
Pada kesempatan ini beberapa perwakilan pembudidaya ikan menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah salah satu diantaranya Bapak Kaenan dari Pokdakan Berkah Lele Rembun yang mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Idonesia dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan serta Penyuluh Perikanan yang telah memberikan pendampingan dan bantuan hibah sarana budidaya ikan lele mulai dari kolam, benih, dan pakan yang telah diterima sejak Bulan Juli 2023, harapannya supaya pendampingan kepada pembudidaya ikan tetap dilanjutkan khususnya oleh Penyuluh Perikanan di lapangan.
(Perikanan Budidaya)
Rabu, 1 November 2023
Senin, 30 Oktober 2023
Sabtu, 28 Oktober 2023
Sabtu, 28 Oktober 2023
Jumat, 27 Oktober 2023
Jumat, 27 Oktober 2023
Kamis, 26 Oktober 2023
Dalam rangka melaksanakan Ketahanan Pangan Nasional, sesuai dengan Peraturan pemerintah No.68 Tahun 2002, tentang Ketahanan Pangan, dan Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Dinlutkan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Sosialisasi Sertifikasi Cara Budidaya Ikan Yang Baik di Aula Dinlutkan pada hari Kamis (12 oktober 2023).
Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) adalah penerapan cara memelihara dan atau membesarkan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol sehingga memberikan jaminan pangan dari pembudidayaan dengan memperhatikan sanitasi, pakan obat ikan dan bahan kimia serta bahan biologi. (Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.02/MEN/2007 tentang Cara Budidaya Ikan Yang Baik).
Kaidah kaidah yang diterapkan dalam CBIB yaitu:
[Gambar]
Pada kesempatan ini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan menyampaikan bahwa : dengan adanya sertifikasi CBIB dapat berdampak positif bagi peningkatan produksi perikanan budidaya, nilai jual hasil produk dan menurunkan resiko gagal panen yang dikarenakan penyakit ikan. Karena dengan menerapkan prinsip dan standart CBIB maka para pelaku usaha budidaya dapat efisien dan optimal dalam melakukan budidaya ikan. Mereka akan memperhatikan padat tebar optimum, pemberian pakan secara efisien, pakan berkualitas, pencegahan penyakit, pengamatan kualitas air secara rutin, menyediakan biosecurity dan mencatat apa yang dilakukan. Dengan adanya pencatatan dan tertib administrasi diharapkan: dapat membantu pelaku usaha perikanan mengetahui secara tepat berapa keuntungan yang didapat, mengetahui kondisi kondisi yang terjadi akibat pengaruh suhu, cuaca dan serangan penyakit. Dengan demikian, menerapkan CBIB sangat membantu pelaku usaha perikanan ketika mereka akan melakukan siklus budidaya ikan berikutnya karena telah mempunyai catatan /record dari siklus budidaya sebelumnya.
Selasa, 10 Oktober 2023, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Wonokerto, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Pembiayaan Usaha Sektor Kelautan Dan Perikanan Melalui Kredit Program Ultra Mikro berupa serangkaian acara antara lain penyerahan simbolis bantuan, dokumen-dokumen perijinan, penandatanganan kerjasama kemitraan, dan paparan materi oleh para narasumber. Juga dilaksanakan Gerai e-KUSUKA, Gerai perizinan NIB, Gerai Sertifikat Kelayakan Pengolah dan Gerai Pembiayaan PT. Permodalan Nasonal Madani. Kegiatan diikuti oleh 120 peserta pelaku usaha kelautan perikanan (pengolah ikan, pemasar ikan, pembudidaya ikan) Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Berikut adalah rincian acara :
Harapannya dengan adanya sertifikasi CBIB dari DKP Prov. Jawa Tengah maka dapat menjadikan pelaku usaha /pembudidaya ikan mendapatkan ilmu tentang budidaya ikan /udang yang baik dan dapat memenuhi standar export/ keamanan pangan, serta mencegah munculnya wabah penyakit di kawasan budidaya perikanan yang disebabkan perilaku kurang sehat dari cara budidaya ikan/ udang tersebut.
Senin, 16 Oktober 2023
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP KKP yang diwakili oleh Kepala Tim Kerja Pembiayaan Ibu Wiwi Fitrianingsih, S.P., Kepala Dinlutkan Kabupaten Pekalongan Bapak Edy Prabowo, S.P., M.A.P., DPD Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) DKI Jakarta, dan Direktur PT.Permodalan Nasional Madani (PNM)
Hadir sebagai Narasumber dari Direktorat Usaha dan Investasi Bapak Yapisman, dari Direktorat Pengolahan dan Bina Mutu Ibu Dwi Yuliawati, S.ST.Pi., M.Si, dari PT Permodalan Nasional Madani Ibu Wina
[Gambar]
Dalam sambutannya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan, Edy Prabowo S.P., M.A.P. menyampaikan bahwa dalam rangka “UMKM Kelautan dan Perikanan Siap Naik Kelas”, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan terus melakukan terobosan dan langkah konkrit antara lain dengan adanya kerjasama kemitraan dan kegiatan yang dilaksanakan hari ini bersama Direktorat Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, dibukanya gerai dan kegiatan Pembiayaan Ultra Mikro Bagi UMKM Kelautan dan Perikanan. Harapannya kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebesar besarnya oleh para pengolah dan pemasar hasil perikanan dan keluarganya dalam rangka mengatasi permasalahan permodalan sehingga dapat meningkatkan usaha pengolah dan pemasar hasil perikanan dan pendapatannya.
(Bidang Perikanan Tangkap)
Rabu, 11 Oktober 2023