Kunjungan lapangan Delegasi dari Timor Leste di dampingi BPPP Tegal ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto pada Kamis, 14 Desember 2025 Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengadaan dan pengelolaan TPI Wonokerto sebagai referensi untuk pengembangan TPI di Timor Leste.
Rombongan delegasi disambut oleh Perwakilan PPP Wonokerto, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan, Plt UPTD TPI Wonokerto serta Pengelola dan Karyawan TPI Wonokerto. Kegiatan kunjungan di awali dengan sambutan dan selayang pandang terkait kepelabuhan, pengolahan TPI dan fasilitas TPI kemudian tanya jawab seputar pengurus TPI, perkenalan dari peresta Timor Leste, pelelangan Ikan, serta distribusi ikan di TPI Wonokerto. Kemudian dilanjutkan ke lapangan dan penjelasan tentang sejarah, struktur organisasi, dan operasional TPI Wonokerto. Mereka juga diajak melihat langsung ke fasilitas TPI, termasuk area pelelangan, gudang penyimpanan, fasilitas pengolahan ikan dan tempat SPBN BBM Subsidi untuk Nelayan.
Senin, 15 Desember 2025
| [Gambar] |
Delegasi dari Timor Leste sangat tertarik dengan sistem pengelolaan TPI Wonokerto yang efisien dan transparan, serta kualitas fasilitas yang memadai. Mereka berdiskusi tentang strategi peningkatan kualitas produk ikan, pengelolaan limbah, dan pengembangan infrastruktur TPI.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman berharga bagi delegasi Timor Leste dalam pengembangkan sektor kelautan dan perikanann serta dapat mengimplementasikan TPI di negara mereka.
[Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pekalongan Memperingati HUT DWP dengan Rangkaian Acara “Clean Up Day : Ayo Bergerak Bersama Dimulai dari Kita Hijaukan Lestarikan Lingkungan”]
Dalam rangka rangkaian peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan, DWP Kabupaten Pekalongan mengadakan acara Clean Up Day dengan tema “Ayo Bergerak Bersama Dimulai dari Kita Hijaukan Lestarikan Lingkungan” pada Jumat, 21 November 2025 di Pantai Wonokerto. Rangkaian kegiatan acara ini diantaranya membersihkan lingkungan pantai dari sampah, penanaman mangrove, dan games menarik lainnya. Acara ini diikuti oleh perwakilan DWP masing-masing unsur pelaksana yang ada di Kabupaten Pekalongan. DWP Dinas Kelautan dan Perikanan merupakan bagian dari DWP unsur pelaksana di Kabupaten Pekalongan ikut serta hadir dalam acara tersebut diwakili oleh Ibu Sri Lestariningsih Edy Prabowo (Ketua), Ibu Yunia Ernawati Chaerun (Wakil Ketua), dan Ibu Tias Yunica (Sekretaris).
Clean Up Day ini dibuka oleh sambutan Ketua DWP Kabupaten Pekalongan, Ibu Tri Rafika Yulianti Yulian Akbar. Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Pekalongan berharap melalui acara ini seluruh anggota DWP seluruh unsur pelaksana di Kabupaten Pekalongan dapat menerapkan budaya cinta lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. DWP Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan dan berdampak bagi masyarakat Pekalongan secara lebih luas.
Tujuan dari acara ini yaitu meningkatkan kepedulian dengan memupuk jiwa dan sikap peduli terhadap lingkungan di kalangan anggota DWP dan masyarakat sekitar, menciptakan lingkungan sehat dengan kontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari polusi, sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit, melestarikan sumber daya alam dengan membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan sumber daya alam (air, udara, tanah) dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk generasi mendatang, mensosialisasikan budaya cinta lingkungan sebagai agen perubahan dengan mensosialisasikan pentingnya budaya cinta lingkungan, dimulai dari lingkungan keluarga masing-masing, serta memupuk gotong royong dengan menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan antar anggota dan warga dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
Penanaman mangrove berperan penting terhadap ekosistem pantai dan pesisir. Manfaat menanam pohon mangrove meliputi perlindungan pantai dari abrasi, menjaga keanekaragaman hayati sebagai habitat hewan laut, menyaring air, dan memerangi perubahan iklim dengan menyimpan karbon. Selain itu, mangrove juga memiliki manfaat ekonomi seperti potensi produk olahan dan ekowisata, serta dapat mendukung kesehatan lingkungan pesisir secara keseluruhan. Selain itu, lingkungan pantai yang bersih meningkatkan daya tarik dan jumlah pengunjung karena menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan, sehat, dan aman, serta berdampak positif pada ekonomi lokal melalui peningkatan pariwisata. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan ekosistem dan ekowisata di pesisir Kabupaten Pekalongan.
Jumat, 21 November 2025
[Gambar]
Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Santri dan acara Pekalongan Bersholawat, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengadakan acara “Pengajian Damai Untuk Negeri Kabupaten Pekalongan” pada Kamis, 20 November 2025 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Pekalongan. Acara ini diikuti oleh seluruh ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pekalongan dan ketua TP.PKK beserta anggotanya. Dharma Wanita Persatuan merupakan bagian dari organisasi wanita di Kabupaten Pekalongan ikut serta hadir dalam acara tersebut. DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan ikut serta dalam acara tersebut diwakili oleh Ibu Sri Lestariningsih Edy Prabowo.
Tujuan dari acara ini yaitu meningkatkan pengetahuan agama sehingga peserta pengajian dapat belajar lebih dalam tentang ajaran Islam, membantu membedakan perilaku baik dan buruk, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, mempererat silaturahmi dengan menjadikan acara ini sebagai sarana penting untuk memperkuat hubungan dan keharmonisan antar sesama wanita Muslimah, membentuk karakter dan perilaku dengan menghindari perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama, serta mengembangkan diri di ruang publik dengan menjadikan pengajian ini sebagai ruang bagi wanita untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingannya di ranah publik, serta berpartisipasi dalam isu-isu sosial dan keagamaan.
Pengajian ini dibuka oleh sambutan Bupati Pekalongan, Ibu Hj. Dr. Fadia Arafiq, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan berharap melalui acara ini seluruh anggota organisasi wanita di Kabupaten Pekalongan dapat menerapkan materi yang telah disampaikan oleh pembicara pada pengajian ini sehingga terciptanya Kabupaten Pekalongan yang damai. Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan terus berkomitmen untuk memperhatikan peran wanita dalam pemerintahan dan pembangunan masyarakat sebagai hal yang yang penting.
Pembicara pada acara ini yaitu Bunda Ning Nawal Nur Arofah selaku Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah. Dalam acara tersebut, beliau memberikan materi tentang bagaiman menjadi muslimah salehah, peran wanita dalam keluarga dan masyarakat, pentingnya ilmu agama dan akhlak mulia, serta kemuliaan dan keutamaan wanita dalam Islam. Selain itu, ada juga materi tematik yang membahas masalah-masalah yang dihadapi wanita sesuai pandangan Al-Qur'an dan Hadits.
Kamis, 20 November 2025
Dalam rangka meningkatkan semangat dalam belajar pada anak-anak, Dharma Wanita Persatuan Dinlutkan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan sekolah alam pada Jumat, 10 Oktober 2025 bertempat di UPTD Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Ibu Sri Lestariningsih Edy Prabowo dilanjutkan dengan sambutan. Dalam sambutannya, Ketua DWP Dinas Kelautan dan Perikanan menuturkan bahwa kegiatan belajar langsung di alam dapat meningkat antusiasme dan semangat belajar bagi anak-anak.
Kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari program kerja bidang Pendidikan dalam pembinaan dan pelatihan melalui pembelajaran di alam bagi siswa sekolah. Peserta sekolah alam merupakan siswa siswi dari MI Khasanah Insani, Kwasen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Sesi pembelajaran dan pengenalan hewan air dipandu oleh Ibu Hana Nurfitria Rahmah. Beliau menjelaskan tentang habitat hidup ikan, jenis dan nama-nama ikan, serta penjelasan terkait perikanan secara umum. Sekolah alam merupakan model pendidikan holistic yang memanfaatkan alam sebagai media belajar utama, berfokus pada pengalaman langsung, eksplorasi dan pengembangan potensi peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai luhur dan kesadaran ekologis. Hal tersebut selaras dengan tujuan bidang Pendidikan DWP yaitu meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945, memberikan kepedulian dan keikutsertaan dalam peningkatan taraf Pendidikan, serta meningkatka pengetahuan dan wawasan bagi anggota DWP maupun Masyarakat melalui Pendidikan formal dan non formal. Diharapkan melalui kegiatan ini, anggota DWP Dinlutkan dapat mengimplementasikan semangat belajar di lingkungan keluarga.
Jumat, 10 Oktober 2025
Kunjungan Dinas Perikanan Kab Tegal yang diikuti oleh 18 Orang rombongan, terdiri dari Plt Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Kasubbag Kepegawaian, Kasubbag Keuangan, beserta staf yang dilaksanakan pada :
Hari /Tgl : Kamis, 2 Oktober 2025
Jam : 10.00 - Selesai Wib
Tempat : Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto Ds. Tratebang Kec. Wonokerto
Kabupaten Pekalongan
Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Plt UPTD TPI Wonokerto Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan serta Pengelola / Karyawan TPI Wonokerto. Kegiatan kunjungan di awali dengan studi lapang, dengan melihat langsung proses pelelangan ikan yang dilakukan oleh karyawan TPI Wonokerto dari Proses dari awal sampai akhir, kemudian dilanjutkan dengan diskusi.
Kepala UPTD TPI Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, menyoroti sistem pengelolaan TPI yang tidak menggunakan sistem nilai raman. Akan tetapi dengan menggunakan sistem sewa lahan. Hal ini disampaikan oleh Kabid Perikanan Tangkap, UPTD TPI disampaikan kalau di tempat kami menggunakan retribusi berdasarkan sewa lahan bukan dari nilai raman dg dasar perda no 11 tahun 2023 tentang retribusi daerah, yang kemudian ditindak lanjuti dengan Perbup tentang pengelolaan TPI dan MOU kerjasama pengelolaan TPI Wonokerto dengan Koperasi Jaya Samudera Desa Wonokerto Kulon Kec Wonokerto Kab Pekalongan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktis dalam mengoptimalkan sistem pelayanan pelelangan ikan, khususnya dalam aspek pengembangan komoditas unggulan, penerapan teknologi penanganan ikan. Selain itu, Dinas Perikanan Kabupaten Tegal juga berdiskusi tentang ketercapaian target PAD dari retribusi daerah setiap tahunnya. Rangkaian kegiatan meliputi sesi diskusi yang membahas model dan strategi pembangunan perikanan tangkap yang telah diterapkan di UPTD TPI Wonokerto Kabupaten Pekalongan, termasuk tantangan dan keberhasilan yang telah dicapai.
Kamis, 2 Oktober 2025
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan pada hari Kamis, 02 Oktober 2025 menjadi tuan rumah kegiatan kunjungan studi banding oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tegal bertempat di UPTD Balai Budidaya Ikan Air Tawar Kabupaten Pekalongan yang berlokasi di Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktis dalam mengoptimalkan sistem budidaya perikanan, khususnya dalam aspek pengembangan komoditas unggulan, penerapan teknologi budidaya air tawar dan manajemen pasca panen. Selain itu, Dinas Perikanan Kabupaten Tegal juga berdiskusi tentang ketercapaian target PAD dari retribusi daerah setiap tahunnya.
Peserta studi banding terdiri dari Plt Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Kasubbag Kepegawaian, Kasubbag Keuangan, beserta staf. Rangkaian kegiatan meliputi sesi diskusi yang membahas model dan strategi pembangunan perikanan budidaya yang telah diterapkan di UPTD BBIAT Kabupaten Pekalongan, termasuk tantangan dan keberhasilan yang telah dicapai. Selanjutnya, kunjungan lapangan dengan mengunjungi dan mengamati langsung penerapan teknologi dan praktik budidaya di UPTD BBIAT Kabupaten Pekalongan. Kemudian diakhiri dengan sesi pertukaran pengetahuan informasi untuk mendalami aspek teknis di lapangan.
Melalui studi banding ini, diharapkan Dinas Perikanan Kabupaten Tegal dapat menadopsi hal yang baik dari UPTD BBIAT Kabupaten Pekalongan, memperkuat jaringan kerja sama anatr lembaga daerah dalam rangka pengembangan sektor kelautan dan perikanan, serta dapat mengimplementasikannya di daerahnya. Kegiatan studi banding ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam Upaya peningkatan kualitas dan keberlanjutan perikanan budidaya di kedua daerah.
Kamis, 2 Oktober 2025
KAJEN, Kamis (25/9/2025). Dalam rangka tidak lanjut Memorandum of understanding antara Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan tentang pendampingan budidaya ikan dan ketahanan pangan , maka dilaksanakan kegiatan rakor Collaboration and Tolerance Center: Wujudkan Harmoni dan Ketahanan Umat yang diselenggarakan pada hari Kamis 25 September di Aula Kankemenag.
Pada kesempatan ini Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memberikan pelatihan dengan tema Budidaya Ikan Lele yang disampaikan oleh penyuluh perikanan Prabowo Hariputra, S.Pi. Dalam pelatihan ini disampaikan tentang analisa usaha budidaya ikan lele, cara pemberian pakan, manajemen kualitas air, pencegahan dan pengobatan penyakit ikan serta pemasarannya. Sebelumnya telah dilakukan pendampingan percontohan budidaya ikan lele kolam bundar sebanyak 2 unit di halaman Kantor Kemenag selama 2 bulan dan telah berhasil dilakukan panen perdana.
Percontohan budidaya yang telah dilakukan dapat sebagai panduan bagi karyawan dan unit unit di lingkup Kemenag Kabupaten Pekalongan dalam memulai usaha budidaya ikan lele.
Dalam kerjasama ini Dinas Kelautan dan Perikanan serta penyuluh perikanan di setiap kecamatan akan melakukan pendampingan usaha budidaya ikan lele pada unit unit kelembagaan Kemenag di seluruh Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 25 September 2025
[Gambar]
Kajen, Rabu 6 Agustus 2025, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menerima kunjungan studi banding dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan. Studi banding tersebut dalam rangka pembentukan bidang baru yaitu P2HP ( Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan). Dengan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DKP Kota Pekalongan beserta Plt. Sekretaris, Kabid Perikanan Tangkap, Kepala UPTD Technopark, Kasubbag Renval dan 2 staf org juga berkenan menggali lebih jauh tentang kajian perencanaan terhadap Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Pemetaan Urusan Pemerintahan di bidang Kelautan dan Perikanan, Perda, hingga Perbup-nya dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan untuk bisa diimplementasikan bagi Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan.
Kamis, 7 Agustus 2025
Minggu, 20 Juli 2025, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan berpartisipasi dalam acara Sedekah Laut TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Jambean, Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Pada acara tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Bapak Edy Prabowo, S.P., M.A.P. memberikan sambutan dan terima kasih kepada pengelola TPI Jambean dan nelayan atas terlaksananya acara sedekah laut. Tidak lupa rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa juga disampaikan karena telah memberikan limpahan hasil laut kepada masyarakat di sekitar TPI Jambean.
[Gambar]
Kegiatan Sedekah Laut atau disebut “Nyadran” merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat dan nelayan di TPI Jambean, Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan setiap tahun. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud syukur atas hasil laut dan permohonan keselamatan, serta menjaga warisan budaya. Prosesi Nyadran diawali dengan pembacaan doa oleh pemangku agama setempat dilanjutkan dengan menghanyutkan (melarung) hasil bumi dan kepala kerbau ke tengah laut.
[Gambar]
Acara Sedekah Laut menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang didapatkan. Sedekah Laut merupakan salah satu cara melestarikan budaya dan pengingat untuk menjaga kelestarian laut supaya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik hasil lautnya maupun keindahan alamnya. Tradisi ini mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat utamanya masyarakat pesisir.
[Gambar]
Setelah acara inti dari sedekah laut selesai, terdapat rangkaian kegiatan lainnya berupa lomba dayung yang diikuti oleh 83 tim dari berbagai kota, termasuk para atlet nasional turut serta dalam perlombaan ini. Pembukaan lomba dayung di TPI Jambean, Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan dilakukan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Lomba ini dilaksanakan dua hari berturut-turut yaitu 20 dan 21 Juli 2025 pada hari Minggu dan Senin.
Selasa, 29 Juli 2025