Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan sosial uang dampak kenaikan bbm subsidi kepada nelayan Kabupaten Pekalongan. Penyerahan bantuan dengan total anggaran Rp288.000.000,00 tersebut telah dilaksanakan pada hari Rabu 14 Desember 2022 oleh Bupati Pekalongan bertempat di Kantor KUD Mino Soyo Wonokerto. Nelayan penerima sebanyak 640 orang dan masing-masing menerima Rp450.000,00.
[Gambar]
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan perhatian besar pada sektor kelautan dan perikanan. Pada tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah melakukan perluasan lantai pengolahan ikan basah di lingkungan TPI Jambean dengan anggaran Rp129.553.000,00 beserta akses jalan masuk TPI Jambean sepanjang 105 meter lebar 4,6 m dengan anggaran Rp189.169.000,00 guna mendukung perputaran roda perekonomian para pelaku usaha kelautan dan perikakan di Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
[Gambar]
Kamis, 15 Desember 2022
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan menggalakkan kembali kegiatan senam bersama yang dilaksanakan setiap bulan sekali pada hari Jumat. Dalam rangka menyambut hari KORPRI, pada hari Jumat 25 November 2022 dilaksanakan senam bersama di halaman Dinas Kelautan dan Perikanan yang diikuti oleh seluruh pegawai dan Dharma Wanita Persatuan. Seperti yang terlihat, seluruh peserta terlihat begitu semangat dan antusias dalam mengikuti senam yang dipimpin oleh dua instruktur senam.
[Gambar]
Dalam dunia olahraga, didapat kalimat dalam bahasa latin yang sangat terkenal yaitu men sana in corpore sano yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Senam merupakan salah satu olahraga yang praktis dan sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan senam yang rutin, tubuh dapat lebih bugar dan kesehatan pun akan tetap terjaga.
(Sekretariat)
Jumat, 25 November 2022
UPTD BBIAT Karanganyar Kabupaten Pekalongan sebagai pusat pelayanan penyediaan benih ikan air tawar juga memiliki fungsi lain sebagai pusat edukasi bagi masyarakat yang ingin belajar terkait teknis budidaya ikan air tawar dan pembenihan. Komoditas ikan air tawar yang terdapat di BBIAT-Karanganyar meliputi ikan mas/karper (Cyprinus carpio), ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan tawes (Barbonymus gonionotus) dan komoditas lainnya.
Sejak bertahun-tahun yang lalu SMKN 4 Pekalongan merupakan salah satu sekolah yang telah melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di UPTD Balai Budidaya Ikan Air Tawar (BBIAT) Karanganyar Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Untuk tahun 2022 SMKN 4 Pekalongan melaksanakan kegiatan Prakerin dimulai sejaki tanggal 17 Oktober 2022 hingga 17 Januari 2023. Prakerin wajib diikuti oleh siswa untuk mengetahui secara langsung kegiatan budidaya ikan seperti pembenihan maupun pembesaran.
Pada tanggal 26 Oktober 2022 dilaksanakan kegiatan pemijahan ikan Karper/Mas (Cyprinus carpio) yang diikuti oleh siswa-siswi SMKN 4 Pekalongan. Kegiatan tersebut dibimbing oleh petugas teknis lapangan UPTD BBIAT Karanganyar Eko Santoso, Nowo Agus Budianto dan Hana Nurfitria Rahmah. Para siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan mempraktikan langsung seluruh rangkaian kegiatan pemijahan karper sehingga mudah dipahami.
Dalam kegiatan pemijahan ikan Karper ini terdapat beberapa tahapan, meliputi :
1. Persiapan Kolam dan Sarana Prasarana Pemijahan
[Gambar]
[Gambar]
Siswa membersihkan kolam dari kotoran dan hewan liar lainnya, dilanjutkan pemasangan happa sebagai tempat atau wadah pemijahan dan kakaban sebagai substrat tempat menempelnya telur. Kemudian dilakukan pengisian air kolam dengan ketinggian air ±60 cm.
2. Seleksi Induk
[Gambar]
Siswa mengikuti arahan dari pembimbing lapangan dalam seleksi induk untuk mengetahui induk jantan dan induk betina yang siap dipijahkan berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut :
a. Induk betina memiliki bagian perut membesar, lunak
b. Induk jantan memiliki bagian pangkal urogenital apabila distriping mengeluarkan cairan sperma berwarna putih dan kental
3. Pemijahan dan Hasil Pemijahan
[Gambar]
Kegiatan pemijahan dilakukan dengan menyatukan induk karper betina dan jantan yang telah diseleksi ke dalam happa pada kolam pemijahan. Selanjutnya, proses pemijahan ditandai dengan keluarnya telur dari induk betina dan dibuahi oleh sperma induk jantan (fertilisasi) yang terjadi pada dini hari (± 03.00 WIB). Indikator keberhasilan pemijahan ditandai dengan banyaknya telur yang terbuahi.
(UPTD BBIAT)
Jumat, 11 November 2022
Nelayan Perikanan Umum Darat (PUD) Kabupaten Pekalongan mendapatkan paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) sejumlah 111 Paket. Paket yang dibagikan terdiri dari mesin penggerak, converter kit, 2 buah gas LPG 3kg, serta peralatan pendukung lainnya (selang, regulator, base engine, braket, dll).
[Gambar]
Nelayan penerima bantuan harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan Pemerintah yaitu memiliki Kartu Identitas Nelayan (KUSUK nelayan), pemilik perahu kurang dari 3 GT yang memiliki daya mesin kurang dari 7 PK, mesin perahu berbahan bakar bensin, alat tangkap yang digunakan ramah lingkungan dan belum pernah menerima bantuan serupa dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.
[Gambar]
Penyerahan secara simbolis paket Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran digelar di Balai Desa Semut Kecamatan Wonokerto. Hadir dalam acara ini Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Ir. Setyorini Tri Hutami, MM., Anggota Komisi VII DPR RI Dr. Ramson Siagian, MBA., dan turut menyaksikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Edy Prabowo, S.P., M.A.P., perwakilan PT Pertamina wilayah Pekalongan dan instansi terkait lainnya, serta 111 nelayan penerima bantuan paket konversi.
[Gambar]
Ini merupakan kali kedua nelayan di Kabupaten Pekalongan mendapatkan paket Program Konversi BBM ke BBG. Bantuan paket konversi ini merupakan wujud komitmen Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah meminta agar paket yang telah diberikan secara gratis ini dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik sesuai dengan petunjuk teknisnya.
(Penyuluh Perikanan)
Kamis, 10 November 2022
Lahan Ex TPA Boyoteluk merupakan tanah aset milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan luas keseluruhan sekitar 5 Ha yang berada di Desa Boyoteluk Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Awalnya lahan tersebut merupakan lahan sawah pertanian produktif dan sejak tahun 2012 hingga saat ini terendam rob sehingga menjadi lahan tidur. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat lahan tersebut dapat dimanfaatkan menjadi wisata mangrove atau lahan tambak budidaya ikan bandeng sistem tambak waring tancap.
Oleh karena itu pada Tahun 2022, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melakukan kegiatan pengerjaan pemasangan waring sehingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan Bandeng. Dari total luasan 5 Ha yang dilakukan pengerjaan pemasangan tambak waring ini adalah sekitar 1,5 Ha. Paket pengerjaan waring ini diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya dan juga pendapatan daerah melalui sewa tambak yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Secara umum, Budidaya Ikan Bandeng dengan menggunakan tambak pembatas waring tancap memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Untuk kelebihannya adalah padat tebar ikan bandeng yang dibudidayakan dapat lebih tinggi dan mampu menghemat FCR pakan, sedangkan kekurangannya adalah waring/ bambu yang digunakan untuk pembatas tidak tahan lama dan mudah rusak sehingga ikan rawan lepas ke luar petakan tambak. Oleh karena itu perlu adanya pemeriksaan secara berkala dan kontinu terhadap kondisi waring tersebut agar ikan tidak keluar lahan budidaya.
(Penyuluh Perikanan)
Selasa, 8 November 2022
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melaksanakan sosialisasi rencana pendistribusian bantuan paket konversi BBM ke BBG kepada kelompok perkumpulan nelayan Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto dan Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto. Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Perikanan Bantu Wilayah Binaan Desa Pecakaran dan Desa Mulyorejo pada hari Selasa, 1 November 2022 bertempat di kediaman bapak Nuridin di desa Mulyorejo Kecamatan Tirto dan dihadiri oleh Kelompok Perkumpulan Nelayan Pododadi dan Sidodadi beserta anggotanya.
[Gambar]
Disampaikan dalam sosialisasi tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dirjen Minyak dan Gas Bumi melalui APBN Tahun Anggaran 2022 mengalokasikan 11 paket bantuan sarana penangkapan ikan berupa mesin alkon, tabung LPG, converter, pangkon, kipas, dan pipa.
[Gambar]
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok Perkumpulan Nelayan Sidodadi, Nuridin, menyambut baik bantuan konversi BBM ke BBG dan berharap agar dapat segera terealisasi karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan dalam aktifitas penangkapan ikan di perairan umum darat. Lebih lanjut, Nuridin juga berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan anggota.
(Penyuluh Perikanan)
Kamis, 3 November 2022
Rabu, 29 Desember 2021 Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi menyerahkan bantuan indukan lele jenis Sangkuriang sebanyak 50 paket kepada 10 (sepuluh) Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di Wilayah Kabupaten Pekalongan. Setiap Kelompok mendapatkan 5 paket Induk Lele yang terdiri dari 5 ekor jantan dan 10 ekor betina per paket. Jadi total bantuan induk lele berjumlah 250 ekor jantan dan 500 ekor betina dengan berat 400-500 gram/ekor. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada penerima bantuan melalui Koordinator Penyuluh Perikanan Burhanudin MD, para penyuluh dan Ketua Kelompok penerima bantuan.
[Gambar]
Bantuan induk ini merupakan kerjasama antara BBPBAT Sukabumi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan untuk memulihkan ekonomi pelaku usaha perikanan khususnya di sektor budidaya. Selain itu diharapkan dengan semakin banyaknya jumlah induk lele maka diharapkan produksi benih meningkat dan peningkatan produksi perikanan budidaya bisa tercapai.
[Gambar]
Koordinator Penyuluh mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menyampaikan terimakasih dan menyambut baik kerjasama dan fasilitasi Bantuan benih dari BBPBAT Sukabumi kepada Kelompok Pembudidaya Ikan dan UPR di Kabupaten Pekalongan. Diharapkan bantuan sejenis dapat ditingkatkan lagi baik dari segi kualitas dan kuantitasnya, sehingga pembudidaya ikan Kabupaten Pekalongan dapat meningkatkan produksi perikanan serta kesejahteraannya.
(Penyuluh Perikanan)
Rabu, 29 Desember 2021
Kajen, 29 November 2021, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan mengikuti acara HUT ke-50 KORPRI secara virtual di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan bersama dengan kepala OPD Kabupaten Pekalongan, sedangkan Sekretaris Dinas Hadi Ali Mukharop, S.St.Pi beserta jajarannya mengikuti acara HUT Ke-50 KORPRI secara virtual di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Korps Pegawai Republik Indonesia, atau yang disingkat KORPRI adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Aparatur Sipil Negara, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan. KORPRI didirikan pada tanggal 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 1971. Peringatan HUT KORPRI yg jatuh pada hari ini mengambil tema ASN bersatu, KORPRI tangguh dan Indonesia tumbuh.
[Gambar]
Pada kesempatan yang sama, di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan juga diumumkan hasil lomba paduan suara Mars KORPRI dan Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan memperoleh juara III dalam Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI yang diwakili oleh Dian Afianto Nugroho, S.Kel. Penerimaan piala diwakili oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Drs. Sirhan selanjutnya diserahkan kepada Dian Afianto Nugroho, S.Kel didampingi oleh Sekretaris Dinas selaku Ketua KORPRI Dinas Kelautan dan Perikanan dan disaksikan oleh anggota KORPRI yang lain.
[Gambar]
[Gambar]
(Sekretariat)
Mars KORPRI Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan
[Gambar]
Pengucapan PANCA PRASETYA KORPRI
[Gambar]
Senin, 29 November 2021
KAJEN – Masyarakat Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan boleh berbangga hati karena Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengalokasikan bantuan bagi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan di wilayah tersebut. Bantuan tersebut diberikan kepada nelayan, Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar) serta Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kecamatan Wonokerto. Bantuan tersebut berasal dari APBD II Kabupaten Pekalongan, APBD I Provinsi Jawa Tengah, serta DAK Kementerian Kelautan dan Perikanan serta dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima bantuan di TPI Jambean (Rabu,3/11) oleh Bupati Pekalongan.
[Gambar]
Bantuan tersebut antara lain : Bantuan Sarana Waring 50 rol untuk Pokdakan Candi Urip Mulyo Desa Api-api, Pokdakan Setia Abadi Jaya Makmur Desa Api-api dan Pokdakan Balik Kambang Jaya Desa Semut (APBD Kab Pekalongan TA.2021); Bantuan Pengelolaan Irigasi Tambak (PITA) sepanjang 1.859 m untuk Paguyuban Mina Rukun Santosa Wonokerto (DKP Provinsi Jawa Tengah TA.2021); Bantuan Sarana Chest Freezer untuk Poklahsar Mitra Usaha (Ditjen PDSKP KKP); Bantuan Sarana Penunjang Kegiatan Penangkapan Ikan (life jacket, fish finder, ring life buoy, radio monitor, coolbox) untuk 84 orang nelayan; Bantuan Sarana Waring 70 roll dan Bambu 139 batang untuk Pokdakan Bangun Rejo Desa Blacanan Kecamatan Siwalan dan Pokdakan Mitra Kawan Kita (DKP Provinsi Jawa Tengah TA.2021); Bantuan Solar Nelayan 200 liter/orang (DKP Provinsi Jawa Tengah TA.2021); Bantuan Sarana Pemasaran Roda 2 dengan Boks Pemasaran Ikan Tahun 2021 untuk Poklahsar Mina Sejahtera Desa Api-api (Ditjen PDSPKP KKP); dan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk Kepesertaan Pelaku Usaha Perikanan dan Klaim Asuransi Nelayan.
[Gambar]
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan bahwa kehadiran Bupati Pekalongan pada kesempatan tersebut tidak hanya akan memberikan bantuan secara simbolis tetapi lebih pada keinginan untuk mendengarkan keluh kesah para pelaku usaha kelautan dan perikanan di Kecamatan Wonokerto, Tirto, dan Siwalan. Lebih lanjut Bupati Pekalongan menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya dengan harapan akan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kelautan dan perikanan beserta keluarganya dan bantuan yang telah diterima tidak boleh diperjualbelikan.
[Gambar]
Dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan juga memaparkan pembangunan infrastruktur dimaksimalkan dan sudah berjalan di Kecamatan Wonoketo selama masa jabatan Bupati Pekalongan yang baru berjalan 4 bulan. Pembangunan tersebut antara lain pembangunan jalan ke TPI Jambean senilai 600 juta rupiah, normalisasi Sungai Wonokerto senilai 600 juta rupiah, jalan Wonokerto Wetan senilai 600 juta rupiah dan jalan Wonokerto Kulon menuju Perumahan Nelayan senilai 2,3 milyar rupiah. Dan di Tahun 2022 sudah ada perencanaan pembangunan jalan menuju TPI Wonokerto senilai 7 milyar rupiah.
[Gambar]
Audiensi dengan masyarakat Kecamatan Wonokerto, Tirto, dan Siwalan menunjukkan antusisame yang tinggi. Beberapa aspirasi dari masyarakat direspon dengan baik oleh Bupati Pekalongan dan Perwakilan OPD yang menyertai kunjungan Bupati di TPI Jambean. Yang unik dari kegiatan tersebut pada saat tanya jawab audiensi ada yang meminta sepeda, ember dan timbangan untuk kegiatan pemasaran ikan. Dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan langsung merespon permintaan tersebut dengan memberikan bantuan sepeda dan peralatan pemasaran ikan kepada 3 orang masyarakat Wonokerto.
(Penyuluh Perikanan)
Kamis, 4 November 2021