Admin
Senin, 2 Agustus 2021
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan pada hari Kamis, 22 Juli 2021 mendampingi kunjungan wakil Bupati Pekalongan Bp. H. Riswadi, S.H ke Pokdakan Depok Vanname Mas di Desa Depok Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Kunjungan ini dalam rangka untuk panen bersama udang vanname sekaligus melihat secara langsung potensi kegiatan budidaya udang vaname yang ada di Kabupaten Pekalongan. Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Pekalongan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kab. Pekalongan, Sekda Kabupaten Pekalongan, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kab. Pekalongan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, dan Sekretaris Bappeda Kab. Pekalongan.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Pekalongan sangat mengapresiasi usaha Budidaya Vanname yang ada di Desa Depok Kec. Siwalan dan sangat berharap agar usaha ini dapat dicontoh untuk Desa-desa yang lain di Kab. Pekalongan. Hal ini disebabkan karena Budidaya Udang Vaname yang dilakukan oleh Pokdakan Depok Vanname Mas merupakan sistem budidaya dengan memanfaatkan lahan terdampak rob untuk diubah menjadi lahan perikanan tambak udang. Budidaya udang vaname masih menjadi primadona di masa pandemi covid-19 karena harga panen yang cenderung stabil dan udang vanname merupakan komoditas ekspor Indonesia. Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap untuk mendukung dan memfasilitasi kebutuhan dari petambak vanname serta melakukan pembangunan infrastruktur agar dapat meringankan beban biaya produksi dari budidaya udang Vanname sehingga masyarakat dapat lebih sejahtera.
Sementara itu, M. Solaiman selaku bendahara Pokdakan Depok Vanname Mas, menyampaikan tentang berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam budidaya udang vanname. Budidaya Udang Vanname membutuhkan modal yang lumayan besar dan tingkat resiko yang tinggi sehingga perlu adanya pendampingan, pelatihan, bimbingan teknis, dan penyuluhan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengadopsi teknologi budidaya sehingga dapat berhasil. Pokdakan Depok Vanname Mas sangat berharap agar pemerintah dapat memfasiltasi kebutuhan para pembudidaya udang vanname baik dari segi infrastruktur, akses permodalan dan bantuan sarana dan prasarana budidaya udang vanname.
Pada Kesempatan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan menyampaikan tentang upaya yang dilakukan Dinas untuk memfasilitasi pembudidaya udang vanname yang ada di Kab. Pekalongan. Program-program yang sudah dilakukan Dinas selama ini adalah dengan memberikan bantuan sarana prasarana, pelatihan dan bimbingan teknis, serta pendampingan sejak tahun 2017 hingga 2018. Namun di tahun 2019 program tersebut dihentikan karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Tahun ini dinlutkan akan mencoba menganggarkan kembali untuk memberikan pembekalan dan pendampingan di tahun 2021 ini sesuai arahan Wakil Bupati Pekalongan.
Acara dilanjutkan dengan panen secara simbolis oleh Wakil Bupati Pekalongan dan rombongan serta foto bersama petambak udang Vanname yang ada di Desa Depok Kec. Siwalan. Dari hasil panen dapat diketahui bahwa size udang yang di panen berkisar antara 25-30 ekor/kg dengan jumlah panen pada hari ini adalah 6 Ton. Total produksi yang dihasilkan dari lahan budidaya M. Solaiman adalah 11 Ton dengan luas areal budidaya adalah 6000 M2 yang terdiri dari 4 petak budidaya.
Potensi alih fungsi lahan pertanian terdampak rob untuk budidaya ikan atau udang vanname masih sangat tinggi mengingat fenomena rob yang terjadi dari tahun ke tahun semakin parah. Peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk dapat mengatasi permasalahan yang ada di lapangan. Fasilitasi pendampingan dan percontohan, pembangunan infrastruktur, akses permodalan serta bantuan sarana dan prasarana untuk budidaya juga sangat diperlukan oleh masyarakat, (Bidang Budidaya).