Admin
Selasa, 28 Januari 2020
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan, Senin 27 Januari 2020 mengadakan kunjungan lapangan ke Kecamatan Karangdadap, Doro dan Talun. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Jrebengkembang Kecamatan Karangdadap guna melakukan pengecekan kesiapan pelaksanaan kegiatan minapadi.
Dalam kesempatan ini Kepala Dinas bertemu dengan salah seorang pengurus Pokdakan Obeng Mina Jaya, M. Zubaidi. Dikatakan bahwa pelaksanaan minapadi akan dilakukan setelah perbaikan pematang/senderan permanen yang akan dibuat oleh pemerintah Desa Jrebengkembang. Saat ini sedang menunggu pekerja yang akan menangani, sebagian material sudah tersedia di lokasi. Pada kesempatan itu Kepala Dinas menyarankan agar lokasi yang tidak dibuat senderan untuk secepatnya dilakukan pengolahan tanah untuk pelaksanaan minapadi.
Pada lokasi lain di Kecamatan Karangdadap yaitu Desa Kebonsari, Kepala Dinas meninjau kolam pembesaran ikan nila milik PKK desa yang benihnya mendapatkan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan bulan November tahun 2019. Dalam kesempatan ini sekaligus dilakukan cek lokasi perairan umum darat (PUD) yang sedang dalam proses pengusulan restocking ke BBPBAT Sukabumi. Menurut informasi dari anggota kelompok Mina Lestari Desa Kebonsari, Shantosa (37) perairan umum darat berupa sungai ini merupakan lokasi pemancingan yang biasa dimanfaatkan oleh warga setempat.
Di wilayah Kecamatan Doro tepatnya Dukuh Kaso Tengah Desa Doro, Kepala Dinas melihat potensi kolam yang kurang maksimal pemanfaatanya. Luas kolam 10 x 30 m² kondisi kosong, padahal sumber air tersedia. Menurut informasi Sdr Carmadi (42), status tanah kolam ini adalah milik desa. Semula kolam tersebut dikelola oleh karang taruna. Dalam kenyataannya karang taruna ini perlu dilakukan reorganisasi untuk mengelola lahan yang tersedia. Pada kesempatan ini Kepala Dinas menyampaikan agar warga setempat membentuk kelompok, bekerja sama dengan karang taruna dan pihak Pemerintah Desa dan didampingi oleh penyuluh perikanan untuk mengusulkan kegiatan melalui proposal bantuan.
Pada sesi akhir kunjungan, Kepala Dinas menuju Desa Talun Kecamatan Talun untuk melihat kegiatan budidaya ikan lele. Di lokasi ini selama kurang lebih 2 tahun telah dilakukan budidaya ikan lele (pembesaran) pada kolam permanen sebanyak 28 unit ( rata-rata luas 3x4). Pelaku budidayanya adalah Sdr M.Iqbal Arrofii (30), sementara dilahan sekitar rumah tinggalnya sudah ada kolam sebanyak 30 unit yang sudah berjalan sekitar 5 tahun. Dalam pelaksanaan budidaya, Iqbal telah membuat nota kesepakatan (MOU) dengan pihak suplier benih dan pakan sehingga kontinuitas produksi dapat berjalan dengan baik. Karyawan yang membantu usaha produksi ini sebanyak 3 orang berasal dari warga setempat yang setiap bulannya digaji sebesar Rp. 2.000.000/orang. Ditanya mengenai berapa keuntungan yang diperoleh iqbal tidak mau menyebut jumlah pasti. Baginya yang terpenting adalah, ia dapat memenuhi kewajiban finansial terutama kepada pihak perbankan melalui skim KUR dan mendapatkan penghasilan bagi kebutuhan keluarga, yang jelas panen setiap minggu 1,5 ton dengan harga Rp17.500,00 per kilo.
Dalam kunjungan ini Kepala Dinas didampingi oleh Koordinator Penyuluh Perikanan dengan wilayah binaan Kecamatan Karangdadap dan Kecamatan Doro Agus Eko Murwoto, A.Md dan Penyuluh Perikanan dengan wilayah binaan Kecamatan Talun dan Kecamatan Petungkriyono Supramono M. Labib, S.St.Pi.
Lokasi Minapadi Desa Jebrengkembang, Kecamatan Karangdadap
Lokasi Kolam Desa Doro, Kecamatan Doro
Lokasi budidaya ikan lele Desa Talun, Kecamatan Talun
(Penyuluh Perikanan Bantu)