Admin
Senin, 27 November 2023
BPPP Tegal mengadakaan kegiatan koordinasi dan pembinaan kepada penyuluh perikanan di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Rabu, 22 November 2023. Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 44 orang penyuluh perikanan BPPP Tegal wilayah pantura barat yang terdiri dari Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Edy Prabowo, S. P., M.A.P., sedangkan narasumber dari BPPP Tegal yaitu Eko Hardiyanto Nugroho, S.Pi. dan Sri Winarsih, S.Pi.
Dalam sambutannya, Edy Prabowo, S.P., M.A.P. menyampaikan bahwa pada sub sektor perikanan tangkap di Kabupaten Pekalongan terdapat 2 TPI yaitu TPI Jambean dan TPI Wonokerto. Armada kapal yang ada di Kabupaten Pekalongan sejumlah 329 unit, nelayan laut sebanyak 9.168 orang dan nelayan PUD sebanyak 870 orang. Dengan luasan tambak 791,35 Ha, pada sub sektor perikanan budidaya air payau mampu memproduksi perikanan sebanyak 7.488 ton. Jumlah pembudidaya air payau sebanyak 976 orang dan jumlah pokdakan sebanyak 37 kelompok. Pada sub sektor perikanan budidaya air tawar, luas kolam ikan air tawar 75 Ha dengan pembudidaya sebanyak 1.747 orang, pokdakan 84 kelompok, dan UPR sebanyak 14 unit. Sedangkan pada sub sektor pengolah dan pemasar ikan dengan jenis produksi antara lain ikan pindang, ikan panggang, ikan asin, terasi, bandeng presto, dll dihasilkan dari pengolah dan pemasar yang sejumlah 745 orang. Jumlah poklahsar sebanyak 58 kelompok dan UPI sebanyak 432 unit.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan juga peran dari penyuluh perikanan, diantaranya penumbuhan dan peningkatan kelas kelompok, pembinaan UMK Perikanan, dan pendampingan program prioritas KKP (termasuk kegiatan provinsi dan kabupaten) mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan monev serta pelaporan kegiatan.
Peran penyuluhan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yaitu Enlightening, Enrichment, dan Empowerment, sedangkan kemandirian kelompok merupakan hasil akhir dari proses penyuluhan. Capaian penyuluh perikanan sampai dengan saat ini, realisasi kelompok yang disuluh sejumlah 5.562 dari target 6.400 kelompok, realisasi kelompok ditumbuhkan sebanyak 450 dari target 413 kelompok, dan realisasi kelompok naik kelas sebanyak 251 dari target 265 kelompok.
(Penyuluh Perikanan)