Admin
Kamis, 5 Agustus 2021
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan pada Hari Jum’at , 30 Juli 2021 mendampingi kunjungan Bupati Pekalongan Ibu. FADIA ARAFIQ, SE, MM ke Pokdakan Berkah Pangestu Lele, di Dukuh Sebakung Rt. 001 Rw. 006 Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.
Kunjungan ini dalam rangka Penebaran Benih Lele dan Penyerahan Simbolis Bantuan Sarana Budidaya Lele, sekaligus melihat secara langsung potensi lahan ROB, untuk kegiatan budidaya lele yang ada di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto di Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini di hadiri oleh :
Dalam sambutannya Bupati Pekalongan, pada tahun 2021 Pemerintah kabupaten Pekalongan, mulai menggulirkan program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan budidaya ikan. Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bupati Pekalongan sangat mengapresiasi usaha Budidaya Lele yang di lakukan oleh Pokdakan Berkah Pangestu Lele, di Dukuh Sebakung Rt. 001 Rw. 006 Desa Jeruksari Kec. Tirto Kabupaten Pekalongan, beliau sangat berharap agar usaha ini dapat berkembang untuk peningkatan pendapatan anggota. Dalam masa panen, kelompok dapat membelikan kembali Benih dan Pakan. Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan masuk dalam 6 Desa, Kategori miskin, oleh sebab itu kegiatan ini merupakan prioritas bagi Pemerintah Kab Pekalongan, yang diperuntukan bagi Masyarakat khususnya di Pokdakan Berkah Pangestu Lele.
Budidaya lele yang dilakukan oleh Pokdakan Berkah Pangestu Lele, merupakan sistem budidaya dengan memanfaatkan lahan terdampak rob untuk diubah menjadi lahan perikanan dengan sistim waring dan kolam terpal. Budidaya lele masih menjadi andalan di masa pandemi covid-19, karena harga ikan yang cenderung stabil, permintaan yang cukup tinggi, dan lele merupakan komoditas yang di buru oleh masyarakat kalangan menegah ke bawah. Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan siap untuk mendukung dan memdampingi permasalahan dari pemdudidaya ikan.
Sementara itu, Kasnadi selaku Ketua Pokdakan Berkah Pangestu Lele, menyampaikan tentang kondisi usaha yang dilakukan dalam kelompok, usaha budidaya ikan lele, tidak mengalami dampak COVID - 19. Sehingga kegiatan kelompok dapat berjalan seperti biasa. Kegiatan di Pokdakan Berkah Pangestu Lele antara lain :
Produksi benih lele berkisar 40.000 – 60.000 ekor, kebutuhan benih untuk kelompok berkisar 70 – 80 %, sisanya di jual ke daerah sekitarnya, dengan omzet benih per bulan 4.000.000 – 6.000.000
Produksi ikan lele segar, persiklus (panen 3 bulan) 2 – 3 ton, dengan omzet 38.000.000 – 57.000.000 persiklus dan pendapatan bersih 6.000.000 – 9.000.000 per silklus.
Dalam pemasaran ikan lele, Pokdakan Berkah Pangestu Lele tidak mengalami hambatan, di karenakan anggota kelompok ada yang sudah di kader untuk memasarkan ikan lele di pasar tradisional serta adanya kerjasama dengan tenggkulak untuk menyerap hasilpanen apabila mengalami kelebihan stok ikan.
Ketua Pokdakan Berkah Pangestu Lele, Bapak Kasnadi mengajak masyarakat umum, untuk gemar makan ikan lele, karena ikan lele dapat menambah imun tubuh bagi masyarakat, serta kandungan protein yang cukup tinggi. Kegiatan budidaya ikan lele sangat membantu bagi masyarakat, serta dapat mengurangi pengangguran, menekan angka kemiskinan bagi masyarakat Desa Jeruksari pada umumnya.
Harapan dari kelompok, dengan modal yang tidak lumayan banyak dan tingkat resiko yang sedikit kecil, perlu adanya pendampingan, pelatihan, bimbingan teknis, dan penyuluhan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengadopsi teknologi budidaya sehingga dapat berhasil dan berkembang. Pokdakan Berkah Pangestu Lele berharap agar pemerintah dapat difasiltasi program program yang lain, yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat.
Acara dilanjutkan secara simbolis oleh Bupati Pekalongan dengan penebaran benih lele size 8-9 cm dengan total jumlah 600 ekor, di lanjutkan simbolis Wakil Ketua DPRD Kab Pekalongan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Pekalongan, Kepala Dinas Kominfo Kab Pekalongan.