Admin
Kamis, 27 Mei 2021
Pembentukan Kelompok Widari Embung Berkah
Adanya pandemi Covid 19 dari tahun 2020 hingga tahun 2021 ini, ternyata tidak menyurutkan semangat warga desa Limbangan kec. Karanganyar dalam menjalankan roda ekonomi keluarga. Beberapa warga bersepakat memanfaatkan potensi lahan yang ada untuk melakukan budidaya perikanan khususnya ikan lele. Dimotori oleh Casmari, Sukodo dan Tarsono, pada tanggal 01 Juli 2020 mereka membentuk kelompok budidaya perikanan dengan nama Widari Embung Berkah. Anggota kelompok ini berjumlah 10 orang dan telah memiliki badan hukun sejak 20 Oktober 2020.
Pada awalnya anggota kelompok membuat 2 unit karamba di belakang mushola dan 2 kolam terpal secara swadaya, sebagai sarana latihan budidaya ikan lele. Setelah itu, kelompok Widari Embung Berkah melakukan studi banding tentang budidaya ikan lele pada pokdakan Mandiri Jaya Farm materinya meliputi: persiapan kolam, media air, pemilihan bibit, dan pemberian pakan serta jejaring pemasaran hasil produksi ikan lele. Mereka berpandangan bahwa menguasai teknik budidaya dan memiliki jejaring pemasaran itu perlu, setelah itu baru melakukan pengembangan usaha. Dengan demikian resiko kegagalan dalam usaha dapat dihindari.
Potensi Produksi Ikan Lele
Saat ini kelompok Widari Embung Berkah telah berkembang dengan memilik kolam lele ukuran 2 X 4 m2 sebanyak 30 unit lokasinya berada di pekarangan rumah/ kebun milik anggota kelompok. Potensi produksi ikan lele konsumsi per kolam adalah 125 kg size 8-12 (ekor/kg) dengan harga Rp. 17.000,-/kg di tingkat petani, masa pemeliharaan 2 sd 3 bulan (1 siklus usaha). Adapun pemasaran lele konsumsi dilakukan oleh jejaring (penebas lokal) yang berada di kec Karanganyar dan Kajen sehingga tidak ada kesulitan dalam penyerapan pasar hasil produksi ikan lele. Potensi produksi perikanan (ikan lele) yang ada di desa Limbangan adalah 3.750 kg/siklus, maka potensi dalam setahun (4 siklus) adalah 15.000 kg. Diharapkan hal ini berdampak secara ekonomis bagi pendapatan anggota kelompok budidaya ikan lele di masa pandemi Covid 19.
Pengembangan Usaha Perikanan
Pada hari Senin 24 Mei 2021 Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan melakukan kunjungan pembinaan di pokdakan Widari Embung Berkah. Kepala Dinas melakukan monitoring/ cek kondisi ke seluruh kolam ikan lele anggota kelompok pembudidaya. Pada kesempatan ini para pembudidaya dapat menyampaikan secara langsung kepada Kepala Dinlutkan tentang hal hal yang berkaitan dengan kendala dalam budidaya ikan lele seperti kolam yang sudah mulai rusak, harga pakan yang mahal dan kekurangan modal usaha untuk pengembangan.
Kepala Dinas berpesan bahwa sesuai dengan program prioritas di bidang kelautan dan perikanan, potensi perikanan budidaya merupakan prioritas yang dapat menggerakkan ekonomi para pembudidaya ikan. Oleh karena itu pihak Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus membina serta mendampingi hingga desa Limbangan menjadi sentra produksi ikan lele di kec. Karanganyar.
(Penyuluh Perikanan)