Admin
Rabu, 8 September 2021
Ikan lele merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang diunggulkan yang memiliki beberapa kelebihan seperti memiliki nilai ekonomis, sumber protein, dapat dibudidayakan dilahan sempit / pekarangan rumah, siklus panen relatif singkat (2 bulan), ikan lele mudah beradaptasi di air yang terbatas, dan digemari masyarakat.
Selama pandemi Covid-19, budidaya ikan lele menjadi sumber ekonomi bagi pelaku usaha perikanan di Desa Pedawang, Kec. Karanganyar khususnya bagi anggota pokdakan Mina Karya Lestari yang di motori oleh Bpk Suntung, Bpk Tohari, dan Bpk Ahmad Santoso. Untuk saat ini sudah ada 25 unit kolam lele produktif di desa Pedawang dan 1 UPR lele milik Bpk Tohari.
Potensi Perikanan di Desa Pedawang
Desa Pedawang memiliki potensi perikanan baik dari segi SDM dan SDA. Potensi sumber daya alam yang dimiliki adalah sumber air yang mengalir sepanjang tahun, lahan / kebun dengan kontur tanah yang datar dan tidak porus serta banyak tersedia sumber pakan ikan alternatif. Adapun potensi sumber daya manusianya antara lain pelaku usaha/ petani yang tekun, sudah terbiasa budidaya ikan turun temurun, dan terdapat pengepul pemasar lokal.
Peran Pemerintah dalam Pengembangan Budidaya Ikan Lele
Pengembangan usaha perikanan telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan melalui pemberian stimulan usaha perikanan dalam bentuk 10 unit kolam beserta pakan dan benih ikan lele berkualitas. Penebaran benih telah dilakukan pada tanggal 23 Juli 2021 dan diperkirakan panen pada pertengahan bulan September 2021. Secara teknis budidaya juga diberikan pendampingan penyuluh perikanan wilayah kec. Karanganyar, sehingga usaha budidaya ikan lele ini dapat dijadikan percontohan bagi pelaku usaha ikan lele di tingkat Kec. Karanganyar.
Untuk membentuk mata rantai perekonomian di sektor perikanan yang berkelanjutan dan berdampak ekonomi bagi warga desa Pedawang, perlu dibentuk jejaring usaha perikanan baik bagi pelaku usaha budidaya lele, UPR, pembuat /penjual pakan ikan, dan pemasaran ikan.
Pengembangan Usaha Perikanan
Pada hari Rabu 1 September 2021, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan melakukan pembinaan di pokdakan Mina Karya Lestari. Kepala Dinas melakukan monitoring ke seluruh kolam ikan lele anggota kelompok pembudidaya. Pada kesempatan ini para pembudidaya dapat menyampaikan secara langsung kepada Kepala Dinlutkan tentang hal hal yang berkaitan dengan kendala dalam budidaya ikan lele seperti kolam yang sudah mulai rusak, harga pakan yang mahal dan kekurangan modal usaha untuk pengembangan.
Kepala Dinas berpesan bahwa perlunya pelaku usaha perikanan menerapkan manajemen keuangan dan administrasi dengan baik dan cermat, agar usaha perikanan ini berkembang karena ada beberapa pelaku usaha perikanan gulung tikar bukan karena masalah teknis budidaya tetapi gagal karena manajemen keuangan yang salah atau tidak tertib. Oleh karena itu penting adanya buku keuangan dan administrasi, agar semua tercatat rapih sehingga dapat diketahui untung / rugi, jumlah aset dimiliki, dan kemampuan modal yang ada untuk pengembangan.
(Penyuluh Perikanan)