Restocking Benih Ikan Baung di Desa Dororejo Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan

Jumat (04/09/2020). Bertempat di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, perwakilan dari BBPBAT Sukabumi menyerahkan secara simbolis benih ikan baung kepada Kepala Desa Dororejo yang diwakili oleh pengurus organisasi kelompok pemuda. Acara penyerahan ini disaksikan oleh Kabid Perikanan Tangkap, Drs. M.A. Ghazali, M.T mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan dan Koordinator Penyuluh Perikanan. Jumlah benih yang diserahkan sebanyak 25.000 ekor akan ditebar sebagai restocking di Sungai Sirejeng, Dororejo, Kecamatan Doro.

Sementara itu di lokasi penebaran benih, Kepala Desa Dororejo Alimin Slamet menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Dikatakan kegiatan restocking benih ikan ini merupakan yang pertama di wilayahnya. Manfaat dari penebaran benih ikan ini adalah tetap terjaganya ekosistem sungai. Pihaknya berharap cara penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku (stroom, racun, dsb) hendaknya dapat dihentikan, karena hal tersebut akan mengancam kelestarian habitat ikan di perairan umum.

Kepala Desa menambahkan bahwa potensi alam di Desa Dororejo untuk perikanan sebetulnya cukup tinggi. Hal tersebut didukung oleh adanya satu sungai besar dan beberapa anak sungai yang debit airnya selalu ada meskipun pada musim kemarau. Namun potensi tersebut kurang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan kegiatan budidaya ikan sehingga produksi perikanan di Desa Dororejo masih sangat sedikit, sehingga tingkat konsumsi ikan per kapita juga rendah. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan terus menggalakkan program Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan nilai gizi masyarakat. Untuk mensukseskan program tersebut tentu harus diimbangi dengan peningkatan jumlah produksi ikan yaitu dengan melakukan budidaya ikan oleh masyarakat.

Melalui kegiatan restocking ini Kepala Desa berharap agar kelompok pemuda dapat menjadikan sungai sebagai salah satu basis kegiatan pemberdayaan di bidang perikanan, termasuk disusunnya Rancangan Peraturan Desa tentang larangan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.

(Penyuluh Perikanan Bantu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *