Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Doro

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Drs. Sirhan pada hari Selasa 14 Juli 2020 melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Doro, tepatnya di Desa Rogoselo dan Wringinagung. Di lokasi Desa Rogoselo Kepala Dinas meninjau kolam ikan yang dikelola oleh Pokdarwis Gemah Barokah yang pada tahun 2019 mendapatkan bantuan benih ikan Koi sejumlah 80.000 ekor dari BBPBAT Sukabumi, Jawa Barat.

Kepada pengurus Pokdarwis, Sulaiman Salam, S.Ag. (40 tahun), Drs. Sirhan menggali informasi tentang pengelolaan kolam ikan tersebut mulai dari penerimaan bantuan sampai dengan kondisi perkembangan saat ini. Dalam kesempatan itu Sulaiman menjelaskan bahwa sebagian ikan yang diterima banyak terjadi kematian yang secara teknis diperkirakan oleh serangan predator (burung). Saat itu bantuan diterima menjelang Hari Raya Lebaran 1440 H atau 2019 masehi. Sedangkan anggota yang melaksanakan piket secara teknis belum menguasai bagaimana mengantisipasi/mencegah kematian ikan Koi yang dipelihara. Dari penebaran sejumlah 80.000 ekor itu yang tersisa kurang lebih hanya 100 ekor. Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab pengurus kemudian membeli secara swadaya ikan Koi senilai Rp 600.000. Dalam perkembangannya semua ikan Koi yang ada kemudian dijual dan diganti dengan jenis ikan Bawal untuk tujuan pemancingan. Pengelola beranggapan bahwa kolam pemancingan ini lebih menguntungkan bagi anggota Pokdarwis. Jumlah ikan Bawal yang ditebar sebanyak 400 kg untuk kolam seluas 75 m2.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan mengarahkan agar potensi perikanan yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik, kolam ditata ulang, kebocoran diperbaiki dan pengelolaan lebih lanjut agar dibentuk kelompok pembudidaya ikan yang dapat bekerjasama dengan Pokdarwis yang sudah berjalan terlebih dahulu. Dinyatakan, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan tetap akan memberikan bantuan pembinaan teknis maupun bantuan benih ikan dan lain-lain demi pemanfaatan yang maksimal atas sumberdaya ikan yang ada untuk kesejahteraan warga setempat.

Sementara itu kunjungan di Desa Wringinagung, Kepala Dinas meninjau kolam pembesaran yang menerima bantuan benih dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan pada bulan Desember 2019. Benih ikan Nila yang diterima sejumlah 10.000 ekor untuk 4 lokasi kolam. Dalam peninjauan ini, Kepala Dinas cukup terkesan dengan kondisi kualitas air kolam yang baik. Hal ini ditandai antara lain dengan tingkat kesehatan ikan yang ada: warna cerah ikan Nila Merah, gerakan yang lincah dari ikan Lele yang semuanya itu merupakan indikator untuk peningkatan produksi asalkan bisa ditangani dengan teknis yang tepat.

Kedatangan Kepala Dinas di Desa Wringinagung, diterima oleh pihak Kepala Desa Bambang Sugiat melalui Kaur Perencanaan Desa, Tohir. Pihak desa berharap pada masa yang akan datang dapat menerima bantuan benih lagi dan akan mempersiapkan kelompok dan lahan/kolam ikan sesuai dengan syarat teknis yang diperlukan. Kepala Dinas berpesan, dengan potensi sumberdaya air yang ada usaha budidaya ikan di Desa Wringinagung dapat ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Dinas Kelautan dan Perikanan melalui para penyuluh yang ada di lapangan akan mendampingi para pelaku utama budidaya untuk membina kelompok dan mempersiapkan lahan budidaya. Pada waktunya nanti kelompok akan difasilitasi oleh penyuluh untuk membuat proposal sesuai dengan kebutuhan kelompok. Secara lebih spesifik Dinas akan memberikan bimbingan bagaimana mengantisipasi benih yang baru tiba agar tidak banyak benih yang mati saat benih ditebar di kolam.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan didampingi pengelola kolam kawasan wisata Desa Rogoselo saat meninjau kolam ikan


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan didampingi perangkat desa Wringinagung saat meninjau kolam ikan. (Penyuluh Perikanan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *