Hibah Benih Kerapu Cantang sebagai Upaya Pemanfaatan Lahan Terdampak Rob di Kabupaten Pekalongan

Dalam situasi pandemi Covid-19 pada Selasa, 12 Mei 2020, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan yang diwakili Kepala Bidang Perikanan Budidaya Chaerun, S. Pi., MM. mendistribusikan bantuan berupa benih kerapu cantang ukuran 7-9 cm sebanyak 10.000 ekor yang bersumber dari APBD Kabupaten Pekalongan. Adapun rincian Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Air Payau penerima bantuan yaitu Pokdakan Candi Urip Mulyo Desa Api-api Kecamatan Wonokerto sebanyak 2.500 ekor, Pokdakan Karya Makmur Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto sebanyak 2.500 ekor, Pokdakan Karya Mandiri Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto sebanyak 2.500 ekor, dan Pokdakan Minosari Desa Jeruksari Kecamatan Tirto sebanyak 2.500 ekor.

Bantuan diperuntukkan bagi lahan terdampak rob dengan menggunakan sistem budidaya keramba tancap. Selain bertujuan sebagai upaya pemanfaatan lahan terdampak rob, bantuan tersebut juga dalam rangka usaha diversifikasi produk perikanan budidaya ikan air payau di Kabupaten Pekalongan. Selama ini produk perikanan budidaya air payau didominasi oleh ikan bandeng, dimana harganya pada bulan tertentu khususnya panen raya menjadi turun drastis sampai Rp15.000,00/kg.

Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) merupakan persilangan kerapu macan betina dan kerapu kertang jantan yang secara morfologi mirip dengan kedua spesies induknya namun pertumbuhannya lebih baik daripada ikan kerapu macan dan kerapu kertang itu sendiri. Kerapu cantang bersifat karnivora sehingga dapat diberi pakan ikan rucah yang bisa diperoleh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pemberian ikan rucah dapat menekan biaya produksi dimana pakan merupakan komponen terbesar dari biaya budidaya ikan.

Kerapu cantang dapat dijual dalam kondisi hidup dengan harga relative tinggi yaitu antara Rp70.000,00 – Rp90.000,00 per kilogram, sehingga sangat menarik untuk dibudidayakan oleh pembudidaya ikan di Kabupaten Pekalongan.

Dengan kegiatan ini diharapkan budidaya kerapu cantang dapat berkembang di Kabupaten Pekalongan sehingga bisa meningkatkan pendapatan petambak.

(Bidang Perikanan Budidaya – Seksi Budidaya Ikan Air Payau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *