Bantuan Benih dari BBPBAP Jepara untuk 3 Pokdakan di Kecamatan Tirto dalam Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Nasional di Tengah Pandemi Covid-19

Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara menyerahkan bantuan benih bandeng sebanyak 113.000 ekor kepada 3 (tiga) Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kecamatan Tirto, yaitu Pokdakan Minosari, Ulamsari dan Gadingsari. Bantuan benih ini merupakan kerjasama antara BBPBAP Jepara dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan nasional ditengah pandemi covid-19 dan peningkatan produksi bagi pembudidaya ikan bandeng yang terdampak covid-19.  Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan, didampingi Sekretaris Dinas Hadi Ali Mukharop, S.St.Pi, Kabid Perikanan Budidaya Chaerun, S.Pi, MM kepada masing-masing Ketua Pokdakan disaksikan Kepala Desa Jeruksari H Budiharto dan anggota pokdakan.

Benih bandeng yang diterima selanjutnya dilakukan pendederan di tiga lokasi tambak milik masing-masing Pokdakan.  Pendederan ini perlu dilakukan mengingat benih bantuan itu ukurannya masih kecil di bawah 1 cm.

Serah terima Benih Bandeng dari Kepala Dinlutkan Kab. Pekalongan kepada perwakilan Pokdakan Minosari


Serah terima Benih Bandeng dari Kepala Dinlutkan Kab. Pekalongan kepada perwakilan Pokdakan Gadingsari


Serah terima Benih Bandeng dari Kepala Dinlutkan Kab. Pekalongan kepada perwakilan Pokdakan Ulamsari


Pada kesempatan itu, ditengah terik matahari pada bulan Romadhon 1441 H, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan berkesempatan hadir secara langsung untuk menerima bantuan benih bandeng dari BBPBAP Jepara untuk selanjutnya diserahkan kepada Pokdakan yang telah mengusulkan. Kepala Dinlutkan menyampaikan terimakasih dan menyambut baik kerjasama dan fasilitasi Bantuan benih dari BBPBAP Jepara kepada Kelompok Pembudidaya Ikan di Kabupaten Pekalongan.  Diharapkan bantuan sejenis dapat ditingkatkan lagi baik dari segi kualitas dan kuantitasnya, sehingga pembudidaya ikan yang ada di Kabupaten Pekalongan dapat meningkatkan produksi serta kesejahteraannya.

Seperti diketahui dampak pandemi Covid-19 sudah menyebar kesegenap lapisan masyarakat, dalam hal ini sangat dirasakan oleh anggota Pokdakan di Desa Jeruksari Kec. Tirto, misalnya dari penjualan ikan bandeng selama pandemi covid-19 ini adanya penurunan baik dari segi harga maupun penjualan.  Saat ini sekitar 25 ton hasil produksi ikan Bandeng dari Pokdakan di Kecamatan Tirto tidak dapat diserap oleh pasar dan akhirnya dilakukan tunda jual. Bantuan ini diharapkan dapat membantu anggota Pokdakan sebagai upaya penguatan ketahanan pangan nasional ditengah pandemi covid-19.

(Penyuluh Perikanan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *