Kurangi Dampak Covid-19 Pokdakan Wonokerto Mina Sejahtera Terima Bantuan Benih dari BBPBAP Jepara

Dalam situasi Pandemi Covid-19 Kamis 16 April 2020, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara menyerahkan bantuan benih kepiting 30.000 ekor dan benih bandeng 90.000 ekor kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Wonokerto Mina Sejahtera Desa Wonokerto Kulon Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.   Bantuan benih ini merupakan kerjasama antara BBPBAP Jepara dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan untuk mendukung peningkatan produksi bagi pembudidaya ikan bandeng dan kepiting yang terdampak covid-19.  Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan yang di wakili oleh Kabid Perikanan Budidaya Chaerun, S.Pi, MM kepada Ketua Pokdakan Wonokerto Mina Sejahtera yang selanjutnya dilakukan pendederan di tiga lokasi tambak.  Pendederan ini perlu dilakukan mengingat benih bantuan itu ukurannya masih kecil di bawah 1 cm.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan, menyambut baik kerjasama dan fasilitasi Bantuan benih dari BBPBAP Jepara kepada Kelompok Pembudidaya Ikan di Kabupaten Pekalongan.  Diharapkan bantuan sejenis dapat ditingkatkan lagi baik dari segi kualitas dan kuantitasnya, agar pembudidaya ikan yang ada di Kabupaten Pekalongan dapat meningkat produksi dan kesejahteraannya.

Seperti diketahui dampak sekunder dari Covid-19 ini sangat dirasakan oleh anggota Pokdakan Wonokerto Mina Sejahtera, misalnya dari penjualan ikan bandeng selama pandemi covid-19 ini menurun baik dari segi harga maupun penjualan.   Saat ini sekitar 20 ton hasil produksi ikan Bandeng dari Pokdakan Wonokerto Mina Sejatera yang tidak dapat diserap oleh pasar dan akhirnya dilakukan tunda jual.

Budidaya Kepiting tergolong baru di Kabupaten Pekalongan karena Kepiting yang ada di Kabupaten Pekalongan merupakan hasil tangkapan alam untuk dijadikan bahan baku Kepiting Soka.   Sehingga dengan adanya bantuan benih kepiting dan benih bandeng ini diharapkan dapat mengurangi beban dan memotivasi pelaku utama untuk tetap berproduksi dan berkembang menjadi lebih bagus lagi.

(Penyuluh Perikanan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *