Kunjungan Lapangan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan ke Kecamatan Karanganyar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan, Rabu, 26 Pebruari 2020 mengadakan kunjungan lapangan ke Kecamatan Karanganyar didampingi oleh Penyuluh Perikanan Kecamatan Karanganyar Burhanudin M Diah, S.Pi. Lokasi yang dikunjungi adalah Embung Mini Desa Pododadi. Kegiatan ini berkaitan juga dengan survey lokasi atas dasar proposal kegiatan yang diajukan oleh Pemerintah Desa Pododadi untuk mengembangkan Embung Mini Pododadi dalam bidang perikanan.

Embung Mini Desa Pododadi terletak di Desa Pododadi, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan dengan koordinat 7o02’27,76” S dan 109o38’09,17” E. Embung mini di Desa Pododadi dibangun pada tahun 2011 dengan dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan dibiayai dengan dana sebesar Rp 498.319.000,00. Luas embung 3.117 m2 dengan tinggi 3,5 m dengan volume cakupan air mencapai 8.598 m3.

Pembangunan Embung Mini Pododadi pada awalnya diperuntukkan mengairi sekitar 20 hektare lahan, terkait budi daya durian montong mulai penanaman hingga berbuah di desa tersebut dengan dana CSR Bank Jateng dan bantuan bibit serta pendampingan dari Yayasan Obor Tani. Terdapat 100 KK di Desa Pododadi yang mendapatkan bantuan bibit durian montong sebanyak 3.000 bibit, masing-masing KK 30 bibit. Harapannya adalah dengan bantuan bibit serta pendampingan hingga tanaman berbuah, petani durian di Desa Pododadi bisa hidup dari tanaman durian tersebut.

Seiring berjalannya waktu, seperti diungkapkan oleh Dwi Nadarussman (26 tahun) warga di sekitar embung, tempat ini juga mulai ada beberapa populasi ikan air tawar. Ikan-ikan ini kemudian dimanfaatkan sekitar sebagai tambahan penghasilan dan pemenuhan gizi keluarga dengan cara memancing pada saat kondisi ikan sudah mulai terlihat besar.

Embung ini juga masih dalam proses pengajuan bantuan restocking ikan air tawar dari BBPBAT Sukabumi sebagai upaya konservasi lingkungan perairan umum. Sebelumnya di tempat ini juga sudah dilakukan restocking ikan air tawar oleh warga setempat meski dalam jumlah yang relatif sedikit.

Pada lokasi lain di Kecamatan Karanganyar, Kepala Dinas melakukan monitoring dan evaluasi di Balai Budidaya Ikan Air Tawar (BBIAT) Karanganyar. BBIAT yang terletak di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan atau yang biasa disebut BBI Karanganyar merupakan tempat untuk budidaya benih ikan seperti nila, karper, lele dan tawes dibawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan. Dengan luas sekitar 1,25 hektar dan mempunyai 15 kolam dimana tiap kolam dibagi untuk kolam benih, kolam induk, kolam pemijahan atau sortiran dan pendederan atau pembesaran. Dalam kesempatan ini  Kepala Dinas bertemu langsung dengan Kepala BBIAT Karanganyar Himalia Khusnawati, S.Pi.

Dalam kunjungannya Kepala Dinas menyoroti masalah kebersihan BBIAT untuk ditingkatkan. Selain itu Kepala Dinas juga berharap produksi benih di BBIAT ditingkatkan agar mampu memenuhi kebutuhan benih pembudidaya di Kabupaten Pekalongan dan mampu memenuhi target PAD yang telah ditetapkan.

(Penyuluh Perikanan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *