Bintek Diversifikasi Produk Perikanan di Balai Desa Bebel Kecamatan Wonokerto

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan di Tahun Anggaran 2020 ini telah menyelenggarakan Bintek Diversifikasi Produk Perikanan Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan.  Bintek Diversifikasi Produk Perikanan dilaksanakan  pada hari Rabu tanggal 12 Februari 2020 bertempat di Balai Desa Bebel Kecamatan Wonokerto dengan peserta sebanyak 45 orang yang berasal dari Desa Bebel, Desa Tratebang, Desa Api-Api dan Desa Wonokerto Wetan.

Sebelum memasuki acara inti (paparan materi oleh para narasumber),  terlebih dahulu dilaksanakan acara pembukaan yang susunannya meliputi Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Do’a, Selamat Datang/Selayang Pandang Kepala Desa Bebel, Laporan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Sambutan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan Sekaligus Membuka Acara Bintek, Penyerahan secara simbolis ATK oleh Kepala Dinlutkan Kab. Pekalongan kepada perwakilan peserta Bintek.

Acara Bintek Diversifikasi Produk Perikanan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Drs. Sirhan, yang dalam sambutan beliau menyampaikan bahwa Bintek Diversifikasi Produk Perikanan ini agar dapat dimanfaatkan sebesar besarnya oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan terutama peserta bintek untuk mengembangkan hasil olahan produk perikanan sehingga hasil olahan lebih beragam.  Tidak hanya puas dengan olahan tradisional seperti Pemindangan, Pengasapan/Panggang, Penggerehan/Ikan asin, Terasi tetapi senantiasa berusaha menjadi lebih baik untuk menghasilkan produk olahan yang variatif sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan akhirnya kesejahteraan keluarga pun meningkat. Dalam acara pembukaan bintek juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis ATK kepada perwakilan peserta yaitu Ibu Sri Kanah dan Bapak Kusnari dari Desa Bebel.

Bimbingan Teknis Diversifikasi Produk Perikanan menghadirkan empat pemateri/narasumber yaitu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Drs. SIRHAN dengan materi “Kebijakan Pembangunan Perikanan Tangkap”, Penyuluh Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Juhlisyukur Pramono D, S.Pi dengan materi “Jenis-Jenis Olahan Ikan Dan Praktek Pengolahan Ikan : Stik Ikan, Nugget Ikan”, Penyuluh Perikanan Bantu, Hamjah Sodik, SPi dengan materi “Praktek Pengolahan Ikan :  Bakso Ikan, Bakso Ikan Krispi dan Kaki Naga”, Penyuluh Perikanan Bantu, Ibnu Alwan, SPi mengambil judul materi “Diversifikasi Produk Perikanan”.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan, Drs. SIRHAN dalam penyampaian materi menyatakan bahwa penganekaragaman olahan ikan merupakan suatu upaya meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Pekalongan, dimana Angka Konsumsi Ikan (AKI) Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 sebesar 23,32 kg/kap/th masih berada dibawah target Angka Konsumsi Ikan Provinsi Jawa Tengah sebesar 36.50 kg/kapita/th dan dibawah target  konsumsi perikanan nasional sebesar 54,49 kg/kapita/tahun.

Penyuluh Perikanan Bantu (Ibnu Alwan, SPi) menyampaikan materi tentang macam-macam/ penganekaragaman produk perikanan, sementara Juhlisyukur Pramono D, S.Pi dan   Hamjah Sodik, SPi menyampaikan materi tentang praktek olahan ikan dan memandu jalannya praktek olahan ikan antara lain berupa Stik Ikan, Nugget Ikan, Kaki  Naga, Bakso Ikan dan Bakso Ikan Krispi.  Dalam bimbingan teknis diversifikasi ini, peserta bintek sangat antusias mengikuti paparan materi dan praktek pembuatan berbagai olahan ikan.

Pada intinya Bintek Diversifikasi Produk Perikanan ini diharapkan dapat Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengolah dan pemasar ikan tentang kanekaragaman olahan berbahan baku ikan , Meningkatkan variasi menu/produk olahan berbahan ikan, Mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk menyusun dan membuat menu berbahan baku ikan sesuai potensi sumber daya wilayah masing-masing.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Masyarakat Pesisir,  Drs. M.A. Gazali, MT di akhir acara bintek menyampaikan bahwa kita memiliki potensi pengolahan yang harus terus digali dan dikembangkan. Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar) yang ada diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas kelompok dan pengembangan usaha kelompok. Beliau menambahkan, para pengolah dan pemasar ikan juga harus taat aturan berkaitan dengan pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kabupaten Pekalongan.

(Bidang Perikanan Tangkap dan Masyarakat Pesisir – Seksi Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *